SulawesiPos.com – Kimi Antonelli memenangi Formula 1 Grand Prix Belgia 2026 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu, 19 Juli 2026, setelah menundukkan Charles Leclerc dalam balapan ketat yang juga diwarnai kegagalan finis George Russell. Pebalap Mercedes itu menuntaskan lomba 44 lap dalam waktu 1 jam 24 menit 42,479 detik, unggul 1,952 detik atas Leclerc, sementara Max Verstappen melengkapi podium di posisi ketiga.
Kemenangan ini langsung terasa besar dalam perebutan gelar juara dunia karena Antonelli tidak hanya menambah 25 poin, tetapi juga memanfaatkan Russell yang tersingkir lebih awal. Berdasarkan klasemen terbaru Formula 1 usai balapan di Belgia, Antonelli kini mengoleksi 204 poin dan unggul 50 angka atas rekan setimnya tersebut.
Balapan di Spa sempat memberi tekanan besar kepada Antonelli sejak awal. Verstappen merebut posisi terdepan pada lap pembuka di Eau Rouge, tetapi Antonelli segera membalas di lintasan lurus Kemmel. Setelah itu, arah lomba kembali berubah saat strategi pit stop membuat Leclerc sempat mengambil alih posisi pertama.
Antonelli akhirnya merebut kembali pimpinan lomba sekitar 10 lap menjelang finis. Dari sana, pebalap Italia itu mampu meredam tekanan Leclerc sampai bendera finis dikibarkan, sekaligus mengakhiri beberapa putaran sulit dengan kembali naik ke posisi tertinggi podium.
Drama lain datang dari kubu Mercedes sendiri. Russell kehilangan banyak posisi pada fase awal, lalu terlibat insiden dengan Lewis Hamilton dan terlempar ke gravel sehingga balapannya berakhir cepat. Momen itu membuat Mercedes meraih hasil kontras di Spa: satu mobil menang, satu mobil tersingkir.
Antonelli menegaskan kemenangan ini terasa penting setelah beberapa balapan terakhir tidak mudah baginya. Ia mengatakan kembali ke podium tertinggi menjadi dorongan besar dan tim berhasil membalikkan keadaan setelah kehilangan posisi terdepan di tengah balapan.
Bagi Antonelli, hasil di Belgia bukan cuma soal satu kemenangan lagi, tetapi juga sinyal bahwa ia tetap menjadi patokan utama dalam perburuan titel 2026. Dengan enam kemenangan dari 10 seri dan selisih poin yang makin lebar, momentum kini berada di tangan pebalap Mercedes tersebut menjelang seri berikutnya di Hungaria.


