SulawesiPos.com – Penalti menit akhir membuyarkan kemenangan Republik Ceko atas Afrika Selatan pada laga Grup A Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Jumat (19/6/2026). Ceko sempat unggul cepat melalui Michal Sadilek, tetapi Afrika Selatan memaksa laga berakhir 1-1 lewat eksekusi Teboho Mokoena menit ke-83.
Hasil imbang ini membuat Ceko dan Afrika Selatan sama-sama belum mampu keluar dari tekanan persaingan Grup A.
Kedua tim baru mengoleksi satu poin dan tertahan di posisi ketiga serta keempat klasemen sementara.
Situasi tersebut membuat peluang kedua tim masih terbuka, tetapi menjadi lebih berat karena Meksiko dan Korea Selatan berada di dua posisi teratas.
Kedua tim teratas itu mengoleksi tiga poin sebelum saling berhadapan setelah laga Ceko melawan Afrika Selatan.
Ceko sebenarnya berada dalam posisi ideal untuk meraih kemenangan pertama setelah mencetak gol saat pertandingan baru berjalan enam menit.
Keunggulan cepat itu membuat Narodak, julukan Ceko, punya modal besar untuk mengendalikan arah pertandingan.
Gol pembuka Ceko lahir dari serangan Adam Hlozek di sisi kanan pertahanan Afrika Selatan.
Hlozek mengirim umpan tarik yang dipantulkan Alexandr Sojka, sebelum bola disambar Michal Sadilek menjadi gol.
Afrika Selatan sempat kesulitan keluar dari tekanan pada awal laga, tetapi perlahan mulai menemukan celah di lini pertahanan Ceko.
Iqraam Rayners mendapat peluang pada menit ke-16 setelah menyambut umpan silang, meski penyelesaiannya belum mengarah ke sasaran.
Rayners kembali mengancam pada menit ke-36 ketika Afrika Selatan mencoba menaikkan intensitas serangan.
Namun, kontrol bola yang kurang sempurna membuat kiper Matej Kovar bisa lebih dulu mengamankan bola.
Keunggulan 1-0 Ceko bertahan hingga babak pertama selesai. Skor itu membuat Afrika Selatan harus bermain lebih agresif selepas jeda untuk menghindari kekalahan kedua di fase grup.
Pada awal babak kedua, Ceko kembali mencoba menekan melalui percobaan jarak jauh Lukas Cerv.
Tembakan itu masih bisa ditepis Ronwen Williams sehingga Afrika Selatan tetap menjaga peluang untuk mengejar ketertinggalan.
Afrika Selatan mulai mengambil kendali tekanan ketika laga memasuki fase akhir. Teboho Mokoena sempat memperoleh peluang lewat sundulan pada menit ke-76, tetapi bola masih terlalu pelan dan mudah diamankan Kovar.
Tekanan Afrika Selatan akhirnya memberi hasil pada menit ke-81. Wasit menunjuk titik putih setelah tembakan Thapelo Maseko mengenai tangan Pavel Sulc di area terlarang Ceko.
Mokoena yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan tenang. Sepakan penaltinya ke sisi kiri gawang mengecoh Kovar dan mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-83.
Gol tersebut mengubah arah pertandingan pada menit-menit akhir. Ceko yang sebelumnya berada di ambang kemenangan harus kembali memburu gol, sementara Afrika Selatan mendapat momentum untuk menekan balik.
Kedua tim saling bertukar serangan hingga peluit panjang dibunyikan. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga laga Republik Ceko melawan Afrika Selatan berakhir sama kuat 1-1.
Hasil ini membuat persaingan Grup A semakin ketat bagi Ceko dan Afrika Selatan. Keduanya membutuhkan hasil lebih baik pada laga berikutnya jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup Piala Dunia 2026.


