Pamit Cari Ikan, Satpam Semen Tonasa Ditemukan Tewas di Waduk Pangkep

SulawesiPos.com – Jamaluddin (54), Satpam PT Semen Tonasa, ditemukan meninggal dunia di tengah waduk Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 14.35 WITA. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah pamit mencari ikan pada Rabu (28/10/2026).

Kapolsek Minasatene Iptu M Ilyas membenarkan penemuan tersebut. Jenazah Jamaluddin ditemukan oleh anak angkatnya bersama sekuriti setempat yang menyisir kawasan waduk di sekitar PT Semen Tonasa.

“Korban bernama Jamaluddin usia 54 tahun ditemukan meninggal dunia di waduk sekitaran PT Semen Tonasa,” kata Ilyas kepada wartawan, Kamis (29/10/2026) malam.

Jamaluddin diketahui berdomisili di Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Pangkep. Ia meninggalkan rumah pada Rabu sekitar pukul 14.30 WITA untuk mencari ikan dengan membawa perlengkapan berupa jala.

Namun, korban tidak kunjung pulang hingga sore hari. Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi yang biasa didatangi Jamaluddin untuk memancing.

“Anak angkatnya korban bersama sekuriti setempat menyisir kawasan waduk hingga akhirnya menemukan korban mengapung di tengah waduk,” ungkap Ilyas.

BACA JUGA:  Listrik Padam Saat DPRD Sulsel Rapat dengan PLN, Empat Kesepakatan Dihasilkan

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Batara Siang Pangkep untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi belum memerinci penyebab kematian Jamaluddin.

Ilyas mengatakan keluarga korban telah membuat surat pernyataan menolak autopsi.

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui.

SulawesiPos.com – Jamaluddin (54), Satpam PT Semen Tonasa, ditemukan meninggal dunia di tengah waduk Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 14.35 WITA. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah pamit mencari ikan pada Rabu (28/10/2026).

Kapolsek Minasatene Iptu M Ilyas membenarkan penemuan tersebut. Jenazah Jamaluddin ditemukan oleh anak angkatnya bersama sekuriti setempat yang menyisir kawasan waduk di sekitar PT Semen Tonasa.

“Korban bernama Jamaluddin usia 54 tahun ditemukan meninggal dunia di waduk sekitaran PT Semen Tonasa,” kata Ilyas kepada wartawan, Kamis (29/10/2026) malam.

Jamaluddin diketahui berdomisili di Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Pangkep. Ia meninggalkan rumah pada Rabu sekitar pukul 14.30 WITA untuk mencari ikan dengan membawa perlengkapan berupa jala.

Namun, korban tidak kunjung pulang hingga sore hari. Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi yang biasa didatangi Jamaluddin untuk memancing.

“Anak angkatnya korban bersama sekuriti setempat menyisir kawasan waduk hingga akhirnya menemukan korban mengapung di tengah waduk,” ungkap Ilyas.

BACA JUGA:  Kakek Pemilik Warung di Makassar Diduga Cabuli 32 Siswa SD, Lancarkan Aksi saat Anak Jajan

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Batara Siang Pangkep untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi belum memerinci penyebab kematian Jamaluddin.

Ilyas mengatakan keluarga korban telah membuat surat pernyataan menolak autopsi.

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru