Mantan Panglima TNI Widodo AS Tutup Usia di Jakarta

SulawesiPos.com – Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto dilaporkan telah tutup usia pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Tokoh militer nasional tersebut mengembuskan napas terakhirnya di kediaman pribadinya di Jakarta pada pukul 21.30 WIB akibat sakit yang dideritanya.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Kompleks TNI AL, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. “Jadwal dan lokasi pemakaman almarhum masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari institusi terkait,” ujar sumber dari lingkungan redaksi.

Mendiang dikenal publik sebagai Panglima TNI yang menjabat pada rentang waktu 1999 hingga 2002. Puncak karier militer ini menjadi sejarah karena ia tercatat sebagai perwira matra laut pertama yang memimpin institusi tersebut.

Kiprahnya tidak berhenti di ranah militer setelah masa purnatugasnya selesai. Almarhum pernah dipercaya menduduki kursi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004–2009.

Dedikasi terhadap negara juga dibuktikan melalui perannya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2010 hingga 2014. Selain itu, negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga pernah memberikan penghargaan militer sebagai bentuk pengakuan atas pengabdiannya. (*)

BACA JUGA:  Powerbank Berasap dan Memercik Api di Pesawat Makassar-Jakarta, Batik Air Pastikan Penumpang Selamat

SulawesiPos.com – Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto dilaporkan telah tutup usia pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Tokoh militer nasional tersebut mengembuskan napas terakhirnya di kediaman pribadinya di Jakarta pada pukul 21.30 WIB akibat sakit yang dideritanya.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Kompleks TNI AL, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. “Jadwal dan lokasi pemakaman almarhum masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari institusi terkait,” ujar sumber dari lingkungan redaksi.

Mendiang dikenal publik sebagai Panglima TNI yang menjabat pada rentang waktu 1999 hingga 2002. Puncak karier militer ini menjadi sejarah karena ia tercatat sebagai perwira matra laut pertama yang memimpin institusi tersebut.

Kiprahnya tidak berhenti di ranah militer setelah masa purnatugasnya selesai. Almarhum pernah dipercaya menduduki kursi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004–2009.

Dedikasi terhadap negara juga dibuktikan melalui perannya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2010 hingga 2014. Selain itu, negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga pernah memberikan penghargaan militer sebagai bentuk pengakuan atas pengabdiannya. (*)

BACA JUGA:  Viral! Perjalanan Terakhir Putri, Jenazah Ditandu 2 Kilometer Menuju Rumah di Sinjai

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru