Bahlil Bersama Sejumlah Menteri, Serta 80 Perusahaan Bakal Berkumpul di Panggung Inovasi Unhas

SulawesiPos.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dipastikan menghadiri malam penganugerahan Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026).

Ajang garapan Universitas Hasanuddin (Unhas) ini menjadi titik temu strategis antara pemerintah, akademisi, inovator, serta lebih dari 80 perusahaan nasional lintas sektor.

Selain Menteri ESDM, sejumlah pejabat tinggi negara dijadwalkan hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Hadir pula Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Arsjad Rasjid bersama deretan pimpinan korporasi terkemuka dari sektor energi, migas, pertambangan, dan jasa keuangan.

Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas, Asmi Citra Malina, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pemilihan Jakarta sebagai lokasi puncak acara merupakan langkah strategis untuk memperluas dampak inovasi kampus ke level nasional.

“InTechSEA ingin melibatkan pengambil kebijakan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan nasional sehingga dapat menjadi salah satu referensi nasional dalam memberikan apresiasi terhadap inovasi sosial, lingkungan, dan teknologi,” kata Citra dalam rilisnya.

BACA JUGA:  Daya Tampung SNBP dan SNBT 2026 di Universitas Hasanuddin

Keterlibatan Kementerian ESDM dalam forum ini juga bermula dari audiensi tim Unhas yang berujung pada usulan kategori baru, yakni Hilirisasi Pertambangan. Kategori ini dirancang untuk menjawab tantangan peningkatan nilai tambah sumber daya mineral, transisi energi bersih, serta pengurangan emisi industri.

Lebih dari 80 perusahaan tercatat berkompetisi dalam ajang bertema “Collaborative Innovation for a Sustainable and Inclusive Future” ini. Di antaranya PT Pertamina Gas, Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd., PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Hadji Kalla, dan PT Asuransi Kredit Indonesia.

InTechSEA 2026 menghadirkan beragam kategori penghargaan, mulai dari CSR dan Pemberdayaan Masyarakat, Kebencanaan dan Resiliensi Iklim, Environment, hingga Keanekaragaman Hayati. Ajang ini turut menyajikan penghargaan khusus seperti The Arsjad Rasjid Award for Sustainability Innovation untuk inovasi mahasiswa, GEDSI Special Award, serta CSR International Awards dengan klasifikasi capaian Platinum, Gold, dan Silver.

SulawesiPos.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dipastikan menghadiri malam penganugerahan Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026).

Ajang garapan Universitas Hasanuddin (Unhas) ini menjadi titik temu strategis antara pemerintah, akademisi, inovator, serta lebih dari 80 perusahaan nasional lintas sektor.

Selain Menteri ESDM, sejumlah pejabat tinggi negara dijadwalkan hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Hadir pula Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Arsjad Rasjid bersama deretan pimpinan korporasi terkemuka dari sektor energi, migas, pertambangan, dan jasa keuangan.

Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas, Asmi Citra Malina, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pemilihan Jakarta sebagai lokasi puncak acara merupakan langkah strategis untuk memperluas dampak inovasi kampus ke level nasional.

“InTechSEA ingin melibatkan pengambil kebijakan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan nasional sehingga dapat menjadi salah satu referensi nasional dalam memberikan apresiasi terhadap inovasi sosial, lingkungan, dan teknologi,” kata Citra dalam rilisnya.

BACA JUGA:  Antisipasi Manipulasi AI, Unhas dan Bawaslu Bulukumba Edukasi Pemilih Pemula

Keterlibatan Kementerian ESDM dalam forum ini juga bermula dari audiensi tim Unhas yang berujung pada usulan kategori baru, yakni Hilirisasi Pertambangan. Kategori ini dirancang untuk menjawab tantangan peningkatan nilai tambah sumber daya mineral, transisi energi bersih, serta pengurangan emisi industri.

Lebih dari 80 perusahaan tercatat berkompetisi dalam ajang bertema “Collaborative Innovation for a Sustainable and Inclusive Future” ini. Di antaranya PT Pertamina Gas, Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd., PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Hadji Kalla, dan PT Asuransi Kredit Indonesia.

InTechSEA 2026 menghadirkan beragam kategori penghargaan, mulai dari CSR dan Pemberdayaan Masyarakat, Kebencanaan dan Resiliensi Iklim, Environment, hingga Keanekaragaman Hayati. Ajang ini turut menyajikan penghargaan khusus seperti The Arsjad Rasjid Award for Sustainability Innovation untuk inovasi mahasiswa, GEDSI Special Award, serta CSR International Awards dengan klasifikasi capaian Platinum, Gold, dan Silver.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru