SulawesiPos.com – Pemkot Makassar menyiapkan 13 fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tambahan untuk mengantisipasi kemarau panjang, terutama di wilayah yang selama ini kerap kesulitan memperoleh air bersih. Rencana itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat meninjau SPAM di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Kamis (20/8/2026).
Munafri mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan fasilitas air pompa di Cambaya benar-benar berjalan dan memberi manfaat bagi warga.
SPAM Cambaya Sudah Layani 109 Rumah
“Saya datang langsung ke lokasi melihat SPAM ini. Tujuannya memastikan ketersediaan air pompa ini berjalan dan manfaat untuk warga di sini,” ujar Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin saat meninjau SPAM tersebut, Kamis (20/8/2026).
Menurut Appi, SPAM di Cambaya awalnya ditargetkan hanya melayani sekitar 83 rumah, tetapi kini jaringan air bersih itu telah menjangkau lebih banyak warga.
“Ini mengaliri, target awalnya kurang lebih hanya 83 rumah, tapi akhirnya menjadi 109 rumah yang mereka layani,” terang Appi.
Ia menilai fasilitas seperti itu menjadi salah satu langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung cukup panjang dan lebih kering dibanding biasanya.
“Ini adalah salah satu antisipasi kita untuk bagaimana mengantisipasi kemarau panjang,” katanya.
Pemkot Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum juga telah merencanakan pembangunan SPAM serupa di 13 titik tambahan yang diprioritaskan untuk kawasan paling terdampak kekurangan air.
“Di beberapa wilayah tahun ini, Dinas PU juga sudah merencanakan membuat SPAM seperti ini di 13 titik tambahan lagi yang harus kita maksimalkan di wilayah-wilayah yang sangat terdampak,” jelasnya.
Appi menyebut pemerintah kota masih memetakan lokasi lain yang sangat membutuhkan jaringan air bersih, termasuk berdasarkan masukan dari camat setempat.
“Hitungan kita ini lumayan panjang musim keringnya dan sangat kering. Memang dibutuhkan supporting, khususnya daerah-daerah yang pada musim biasa saja susah air, apalagi musim kering,” ungkap Appi.
“Makanya dari peninjauan ini, kita mau lihat juga di Cambaya dan melihat masukan dari Pak Camat, di mana lagi lokasi yang sangat membutuhkan untuk kita bisa buat,” tuturnya.

