SulawesiPos.com – Video seorang kakek penjual pakaian yang dihina saat live TikTok viral di media sosial pada Sabtu, 8 Agustus 2026, setelah potongan siaran yang dikaitkan dengan akun toko.pa.pitono menyebar luas dan memancing gelombang simpati warganet.
Dalam potongan video yang beredar, si penjual lanjut usia itu tampak tetap menawarkan dagangannya meski kolom komentar dipenuhi ejekan.
Narasi yang ikut menyebar menyebut sebagian komentar menyinggung kualitas pakaian, tempat siaran langsung, hingga menyamakan barang dagangannya dengan pakaian dari jemuran atau tong sampah.
Sorotan justru membesar karena respons sang kakek tidak meledak-ledak.
Ia disebut memilih tetap tenang, meminta maaf kepada penonton, dan mengakui barang yang dijualnya ditawarkan apa adanya. Sikap itu membuat arus percakapan bergeser dari hinaan ke dukungan.
Sejumlah akun Instagram yang mengunggah ulang potongan video itu pada Sabtu, 8 Agustus 2026, memperlihatkan respons serupa dari warganet.
Banyak komentar yang awalnya datang untuk menyoroti kualitas dagangan berubah menjadi ungkapan iba, dukungan moral, hingga ajakan agar publik tidak merendahkan pedagang kecil yang tetap berusaha mencari nafkah lewat siaran langsung.
Salah satu unggahan ulang yang beredar bahkan sudah mengumpulkan puluhan ribu tanda suka dalam waktu singkat.
Pergerakan itu menunjukkan bahwa perhatian publik tidak lagi berhenti pada sisi viral video, tetapi juga pada cara masyarakat menilai penjual kecil di ruang digital.
Gelombang Simpati Berbalik Menguat
Narasi yang beredar bersama video juga menyebut sang kakek sempat berpamitan dari TikTok setelah berulang kali menerima komentar bernada merendahkan saat berjualan.
Klaim itu belum disertai penjelasan langsung yang lebih lengkap dari pemilik akun, tetapi menjadi bagian yang paling banyak memicu empati publik.

