Nissan Qashqai e-POWER Pecahkan Rekor Guinness, Tempuh 1.980 Km Tanpa Isi BBM

SulawesiPos.com – Nissan Qashqai dengan teknologi e-POWER generasi terbaru mencatat Guinness World Records setelah menempuh perjalanan sejauh 1.980 kilometer tanpa pengisian bahan bakar maupun pengisian daya eksternal dalam satu tangki.

Menurut Nissan, rekor tersebut diraih pada kategori SUV extended-range electric vehicle non-plug-in dengan perjalanan terjauh tanpa pengisian bahan bakar maupun pengisian daya eksternal.

Pencapaian itu dibukukan melalui perjalanan yang berlangsung di Kolombia pada 14 hingga 17 Juli 2026 dengan rute dari Bogotá menuju pesisir Karibia.

Menurut Nissan, seluruh tahapan perjalanan dipantau dan diverifikasi secara independen oleh juri Guinness World Records sebelum rekor tersebut disahkan melalui proses peninjauan.

Perusahaan menyatakan pencapaian tersebut melanjutkan rangkaian pembuktian kemampuan teknologi e-POWER yang sebelumnya telah dilakukan melalui perjalanan jarak jauh di Inggris dan Tasmania.

Teknologi e-POWER

Menurut Nissan, teknologi e-POWER menggerakkan roda sepenuhnya menggunakan motor listrik, sementara mesin bensin berfungsi menghasilkan listrik saat diperlukan sehingga kendaraan tidak memerlukan pengisian daya dari luar.

BACA JUGA:  Penjualan FIAT di Eropa Naik 21,7 Persen pada Semester Pertama 2026

Berbeda dengan sistem hybrid konvensional, menurut Nissan, mesin bensin pada e-POWER tidak terhubung secara mekanis ke roda sehingga kendaraan tetap menghadirkan respons dan karakter berkendara layaknya mobil listrik.

Generasi terbaru e-POWER menggunakan sistem penggerak modular 5-in-1 yang mengintegrasikan motor listrik, generator, inverter, reducer, dan increaser ke dalam satu paket yang lebih ringkas dan efisien.

Menurut Nissan, sistem tersebut juga dipadukan dengan teknologi regenerative braking untuk mengoptimalkan penggunaan energi tanpa mengurangi performa berkendara.

Dukung Strategi Elektrifikasi

Richard Candler selaku Nissan Corporate Executive (CE), Family, Product & Components Strategy mengatakan rekor tersebut menunjukkan kemampuan teknologi e-POWER generasi terbaru dalam menghadirkan efisiensi, kenyamanan, dan pengalaman berkendara layaknya kendaraan listrik, sekaligus mendukung strategi elektrifikasi Nissan.

“This fantastic record once again shows the capability of the latest generation of e POWER technology. Qashqai e POWER delivers efficiency, refinement and EV-like driving performance that we have focused around real customer driving needs. It also plays an important role in Nissan’s electrification journey, helping more drivers experience the benefits of electric driving as they move towards a fully electric future,” kata Richard Candler.

BACA JUGA:  Volvo Mulai Kirim SUV Listrik EX60 ke Pelanggan di Eropa

Menurut Nissan, teknologi e-POWER saat ini telah tersedia di berbagai pasar dunia sebagai solusi elektrifikasi yang menggabungkan pengalaman berkendara kendaraan listrik dengan kemudahan pengisian bahan bakar seperti kendaraan konvensional.

Perusahaan menyatakan pencapaian Guinness World Records tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan teknologi elektrifikasi yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.

SulawesiPos.com – Nissan Qashqai dengan teknologi e-POWER generasi terbaru mencatat Guinness World Records setelah menempuh perjalanan sejauh 1.980 kilometer tanpa pengisian bahan bakar maupun pengisian daya eksternal dalam satu tangki.

Menurut Nissan, rekor tersebut diraih pada kategori SUV extended-range electric vehicle non-plug-in dengan perjalanan terjauh tanpa pengisian bahan bakar maupun pengisian daya eksternal.

Pencapaian itu dibukukan melalui perjalanan yang berlangsung di Kolombia pada 14 hingga 17 Juli 2026 dengan rute dari Bogotá menuju pesisir Karibia.

Menurut Nissan, seluruh tahapan perjalanan dipantau dan diverifikasi secara independen oleh juri Guinness World Records sebelum rekor tersebut disahkan melalui proses peninjauan.

Perusahaan menyatakan pencapaian tersebut melanjutkan rangkaian pembuktian kemampuan teknologi e-POWER yang sebelumnya telah dilakukan melalui perjalanan jarak jauh di Inggris dan Tasmania.

Teknologi e-POWER

Menurut Nissan, teknologi e-POWER menggerakkan roda sepenuhnya menggunakan motor listrik, sementara mesin bensin berfungsi menghasilkan listrik saat diperlukan sehingga kendaraan tidak memerlukan pengisian daya dari luar.

BACA JUGA:  Mercedes-Benz Lanjutkan Tur Global New S-Class di India dalam Perayaan 140 Tahun

Berbeda dengan sistem hybrid konvensional, menurut Nissan, mesin bensin pada e-POWER tidak terhubung secara mekanis ke roda sehingga kendaraan tetap menghadirkan respons dan karakter berkendara layaknya mobil listrik.

Generasi terbaru e-POWER menggunakan sistem penggerak modular 5-in-1 yang mengintegrasikan motor listrik, generator, inverter, reducer, dan increaser ke dalam satu paket yang lebih ringkas dan efisien.

Menurut Nissan, sistem tersebut juga dipadukan dengan teknologi regenerative braking untuk mengoptimalkan penggunaan energi tanpa mengurangi performa berkendara.

Dukung Strategi Elektrifikasi

Richard Candler selaku Nissan Corporate Executive (CE), Family, Product & Components Strategy mengatakan rekor tersebut menunjukkan kemampuan teknologi e-POWER generasi terbaru dalam menghadirkan efisiensi, kenyamanan, dan pengalaman berkendara layaknya kendaraan listrik, sekaligus mendukung strategi elektrifikasi Nissan.

“This fantastic record once again shows the capability of the latest generation of e POWER technology. Qashqai e POWER delivers efficiency, refinement and EV-like driving performance that we have focused around real customer driving needs. It also plays an important role in Nissan’s electrification journey, helping more drivers experience the benefits of electric driving as they move towards a fully electric future,” kata Richard Candler.

BACA JUGA:  Sami Pajari Menang di Rally Finland 2026, Toyota Sapu Bersih Podium

Menurut Nissan, teknologi e-POWER saat ini telah tersedia di berbagai pasar dunia sebagai solusi elektrifikasi yang menggabungkan pengalaman berkendara kendaraan listrik dengan kemudahan pengisian bahan bakar seperti kendaraan konvensional.

Perusahaan menyatakan pencapaian Guinness World Records tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan teknologi elektrifikasi yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru