SulawesiPos.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri 2026. Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah Wisuda Akbar Santri dengan target diikuti sekitar 5.000 peserta, yang direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-411 Kota Makassar. Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi yang digelar Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kota Makassar di Ruang DW Kantor Kemenag Makassar, Rabu (5/8/2026).
Rapat dipimpin Kepala Seksi PD Pontren, Hasan Pinang S.Ag., M.Fil, dan dihadiri perwakilan berbagai organisasi serta lembaga pendidikan keagamaan Islam di Kota Makassar.
Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar, Dr. H. Muhammad, dalam arahannya mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur’an, dan berbagai forum keagamaan.
Ia menegaskan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri 2026 agar pelaksanaannya berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Libatkan Seluruh Lembaga Pendidikan Keagamaan
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa peringatan Hari Santri 2026 akan melibatkan seluruh pondok pesantren, madrasah diniyah, serta lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kota Makassar.
Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 dan akan dipublikasikan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran santri dalam membangun karakter bangsa.
Wisuda Akbar Santri menjadi salah satu agenda utama yang diharapkan dapat diikuti sekitar 5.000 santri dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan.
Program yang merupakan bagian dari agenda Pemerintah Kota Makassar ini juga direncanakan menjadi kegiatan rutin setiap tahun.
Selain Wisuda Akbar, rangkaian Hari Santri 2026 akan diawali dengan Kemah Santri pada 21 Oktober.
Selanjutnya pada 22 Oktober digelar Upacara Hari Santri, Wisuda Akbar Santri, Talk Show, dan Tabligh Akbar, sebelum seluruh kegiatan ditutup pada 23 Oktober 2026.
Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah forum menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Hari Santri 2026.
Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) menyatakan kesiapan mengikutsertakan santri dalam seluruh kegiatan, sementara Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (FKTPQ), Qiro’ah Centre, dan Forum Rumah Qur’an mengusulkan penyelarasan jadwal agar seluruh agenda dapat terlaksana secara terpadu dan melibatkan seluruh lembaga pendidikan keagamaan di Kota Makassar.

