Arif menambahkan bahwa keberhasilan PM-AAS tidak hanya diukur dari peningkatan hasil panen, tetapi juga dari meningkatnya kemampuan petani dalam menerapkan teknologi budidaya modern secara mandiri.
Oleh karena itu, BRMP Jawa Tengah terus memperkuat kegiatan demonstrasi lapang, pelatihan, dan pendampingan agar inovasi yang dihasilkan benar-benar diadopsi oleh petani dan mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Keberhasilan penerapan PM-AAS di Brebes menunjukkan bahwa modernisasi pertanian mampu memberikan dampak nyata bagi petani melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Ke depan, BRMP akan terus memperluas penerapan PM-AAS di berbagai sentra produksi sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

