Swafoto di Tebing Pantai Semeti Berujung Maut, Wisatawan Asal Sekotong Tewas Terseret Ombak

SulawesiPos.com – Swafoto di tebing Pantai Semeti, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, berujung maut bagi seorang wisatawan perempuan bernama Sabila pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Korban asal Sekotong itu terjatuh dari tebing lalu terseret ombak, sementara tiga rekannya selamat meski mengalami luka-luka dan syok saat mencoba memberi pertolongan.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita ketika empat wisatawan datang ke kawasan pantai.

Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan setelah menerima laporan dari lokasi, di tengah upaya warga sekitar dan nelayan setempat yang lebih dulu berusaha mengevakuasi para korban.

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika Gde Eka Suarjana mengatakan insiden bermula saat korban sedang mengambil foto di area tebing.

“Pada saat selfie korban Sabila terjatuh dari tebing dan terseret ombak dan ketiga rekan mencoba meraih dan menolong korban,” katanya.

Sabila diketahui berasal dari Desa Sekotong. Tiga rekannya yang ikut berada di lokasi adalah Anisa asal Karang Bakang Kuripan serta Dimas dan Ferdi asal Pancor Tempos.

BACA JUGA:  Bupati Lombok Barat Tiba di KPK Usai OTT, 19 Orang Terjaring dan 7 Dibawa ke Jakarta

Setelah kejadian, mereka sempat meminta bantuan warga sekitar sebelum informasi diteruskan ke tim SAR.

Evakuasi Dibantu Nelayan Setempat

Saat tim penyelamat bergerak ke lokasi, para korban lebih dulu berhasil dijangkau oleh nelayan setempat.

Seluruhnya kemudian dibawa ke Klinik Selong Medical Service untuk penanganan medis lebih lanjut.

Namun, nyawa Sabila tidak tertolong. “Korban meninggal dunia atas nama Sabila dan tiga korban lainnya mengalami luka-luka,” ujar Eka.

SulawesiPos.com – Swafoto di tebing Pantai Semeti, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, berujung maut bagi seorang wisatawan perempuan bernama Sabila pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Korban asal Sekotong itu terjatuh dari tebing lalu terseret ombak, sementara tiga rekannya selamat meski mengalami luka-luka dan syok saat mencoba memberi pertolongan.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita ketika empat wisatawan datang ke kawasan pantai.

Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan setelah menerima laporan dari lokasi, di tengah upaya warga sekitar dan nelayan setempat yang lebih dulu berusaha mengevakuasi para korban.

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika Gde Eka Suarjana mengatakan insiden bermula saat korban sedang mengambil foto di area tebing.

“Pada saat selfie korban Sabila terjatuh dari tebing dan terseret ombak dan ketiga rekan mencoba meraih dan menolong korban,” katanya.

Sabila diketahui berasal dari Desa Sekotong. Tiga rekannya yang ikut berada di lokasi adalah Anisa asal Karang Bakang Kuripan serta Dimas dan Ferdi asal Pancor Tempos.

BACA JUGA:  Tim SAR Kesulitan Evakuasi Mahasiswa Unhas dari Tebing Terjal 25 Meter di Gunung Kalibbong Alloa Pangkep

Setelah kejadian, mereka sempat meminta bantuan warga sekitar sebelum informasi diteruskan ke tim SAR.

Evakuasi Dibantu Nelayan Setempat

Saat tim penyelamat bergerak ke lokasi, para korban lebih dulu berhasil dijangkau oleh nelayan setempat.

Seluruhnya kemudian dibawa ke Klinik Selong Medical Service untuk penanganan medis lebih lanjut.

Namun, nyawa Sabila tidak tertolong. “Korban meninggal dunia atas nama Sabila dan tiga korban lainnya mengalami luka-luka,” ujar Eka.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru