Guru Besar Unhas: Swasembada Beras Jadi Fondasi Kuat Menuju Indonesia Emas 2045

SulawesiPos.com – Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof. Salengke, menegaskan cita-cita besar Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan menjadi pijakan penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, sektor pertanian harus terus diperkuat karena menjadi tulang punggung dalam menjaga ketahanan dan kemandirian bangsa.

“Semua pihak harus saling memperkuat sektor peryanian. Sektor ini sangat penting dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” ujar Prof Salengke, Kamis, 23 April 2026.

Ia menilai, capaian produksi beras nasional yang terus meningkat menunjukkan bahwa Indonesia mengarah pada capaian positif.

Jika pada tahun lalu cadangan beras pemerintah berada di kisaran 4 juta ton, kini telah mencapai 5 juta ton dan bahkan diproyeksikan meningkat menjadi 5,1 juta ton.

“Ini sesuatu yang luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Salengke menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran petani sebagai aktor utama di lapangan.

Semangat dan kerja keras petani menjadi fondasi utama dalam mendorong peningkatan produksi pangan nasional.

BACA JUGA: 
Home Ekonomi Berbasis Data, Ketua Umum APPMBGI: Swasembada Beras 2025 RI Bukan Hasil Keajaiban

“Basisnya adalah semangat petani. Karena bagaimanapun juga yang memproduksi adalah petani,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi peran pemerintah dalam memberikan dukungan, baik melalui kebijakan maupun upaya menjaga stabilitas harga.

Menurutnya, hal tersebut berdampak langsung pada meningkatnya motivasi petani untuk terus berproduksi.

“Dengan bantuan pemerintah dan harga yang dijaga, petani menjadi lebih bergairah untuk bekerja,” tambahnya.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan semangat petani, Prof. Salengke optimistis sektor pertanian akan semakin kokoh dan mampu menjadi penopang utama dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

“Sekali lagi sektor pertanian itu membutuhkan dukungan dari semua pihak,” jelasnya.

SulawesiPos.com – Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof. Salengke, menegaskan cita-cita besar Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan menjadi pijakan penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, sektor pertanian harus terus diperkuat karena menjadi tulang punggung dalam menjaga ketahanan dan kemandirian bangsa.

“Semua pihak harus saling memperkuat sektor peryanian. Sektor ini sangat penting dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” ujar Prof Salengke, Kamis, 23 April 2026.

Ia menilai, capaian produksi beras nasional yang terus meningkat menunjukkan bahwa Indonesia mengarah pada capaian positif.

Jika pada tahun lalu cadangan beras pemerintah berada di kisaran 4 juta ton, kini telah mencapai 5 juta ton dan bahkan diproyeksikan meningkat menjadi 5,1 juta ton.

“Ini sesuatu yang luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Salengke menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran petani sebagai aktor utama di lapangan.

Semangat dan kerja keras petani menjadi fondasi utama dalam mendorong peningkatan produksi pangan nasional.

BACA JUGA: 
KKSS-IKA Unhas Berbagi di Empang Panakukkang Makassar, 1.000 Anak Panti Terima Santunan

“Basisnya adalah semangat petani. Karena bagaimanapun juga yang memproduksi adalah petani,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi peran pemerintah dalam memberikan dukungan, baik melalui kebijakan maupun upaya menjaga stabilitas harga.

Menurutnya, hal tersebut berdampak langsung pada meningkatnya motivasi petani untuk terus berproduksi.

“Dengan bantuan pemerintah dan harga yang dijaga, petani menjadi lebih bergairah untuk bekerja,” tambahnya.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan semangat petani, Prof. Salengke optimistis sektor pertanian akan semakin kokoh dan mampu menjadi penopang utama dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

“Sekali lagi sektor pertanian itu membutuhkan dukungan dari semua pihak,” jelasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru