SulawesiPos.com – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di seluruh jaringan SPBU Indonesia dalam kondisi aman dan berjalan normal sesuai penugasan pemerintah.
Langkah pengamanan pasokan ini didukung oleh sistem logistik dan infrastruktur terintegrasi dari Sabang sampai Merauke untuk mengantisipasi dinamika konsumsi masyarakat.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran di lapangan.
“Kami mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui infrastruktur terminal BBM, armada distribusi, hingga sistem monitoring terintegrasi agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar Roberth dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/6/2026).
Lonjakan Konsumsi di Wilayah Sulawesi
Sebagai dampak dari penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax baru-baru ini, Pertamina mencatat adanya pergeseran konsumsi masyarakat. Di wilayah Sulawesi, konsumsi Pertalite mengalami peningkatan sekitar 5 hingga 7 persen.
Meski terjadi lonjakan, Roberth menegaskan bahwa kondisi stok dan jalur distribusi di bawah kendali Regional Sulawesi masih sangat aman dan mampu memenuhi kebutuhan penambahan tersebut.
Skema Antisipasi Logistik
Untuk menjaga keandalan pasokan secara nasional, Pertamina Patra Niaga berkoordinasi ketat dengan jaringan unit operasi di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8).
Pertamina telah menyiapkan skema penguatan distribusi khusus. Jika terjadi peningkatan permintaan yang signifikan di suatu wilayah, pasokan tambahan akan langsung disalurkan secara cepat melalui infrastruktur cadangan.
Imbauan Gunakan BBM Tepat Sasaran
Di sisi lain, Pertamina berkomitmen penuh untuk menjalankan penyaluran BBM bersubsidi ini agar tepat kuota sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Sebagai penutup, Roberth mengimbau agar masyarakat bisa lebih bijak dalam menggunakan energi sehari-hari.
“Kami meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan, peruntukan, dan spesifikasi jenis kendaraan yang digunakan,” pungkasnya.


