Dari 16 nama tersebut, tiga pejabat terkonfirmasi telah menerima tembusan SK secara resmi, yakni Sekretaris Kabupaten Gowa Andy Azis Peter, Sekretaris DPRD Gowa Andi Idil Hafid, dan Inspektur Daerah Syahrul Syahrir.
Sementara itu, sejumlah pejabat tinggi pratama lainnya mengaku telah menerima kabar penonaktifan tersebut dan masih menunggu penyerahan fisik SK resmi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.

