Dua Pelajar SMP di Makassar Ditangkap Usai Bacok Teman, Dipicu Saling Ejek

SulawesiPos.com – Dua pelajar SMP berinisial MA (14) dan NW (14) ditangkap polisi setelah diduga membacok teman mereka, MYM, dalam peristiwa penganiayaan yang terjadi di Jalan Kelapa Tiga, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi kekerasan yang terjadi pada Sabtu (13/6/2026) itu diduga dipicu perselisihan dan aksi saling ejek antara korban dan salah satu pelaku.

Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar mengamankan kedua remaja tersebut di kawasan Jalan Kelapa Tiga pada Minggu (21/6/2026) setelah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, mengatakan penganiayaan bermula dari konflik antara korban dan pelaku MA yang berujung pada kesepakatan untuk bertemu dan menyelesaikan masalah secara fisik.

“Diawali adanya perselisihan dua remaja di mana mereka saling ejek kemudian menentukan tempat untuk beradu fisik. Ternyata dari salah satu pihak mempersiapkan diri dengan menggunakan senjata tajam,” ujar Sangkala kepada wartawan, Minggu (21/6/2026) malam.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Pencabulan Remaja 15 Tahun di Makassar Belum Bergerak, Pendamping Korban Soroti Penanganan Polisi

Menurutnya, saat tiba di lokasi yang telah disepakati, MA bersama rekannya NW langsung menyerang korban menggunakan parang. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok pada bagian punggung.

Setelah menerima laporan dan melakukan serangkaian penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi serta menangkap kedua pelaku. Dalam penangkapan itu, petugas turut mengamankan senjata tajam yang diduga digunakan saat melakukan penganiayaan.

“(Barang bukti) Senjata tajam jenis parang, kemudian kedua pelaku sudah diamankan dan dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Sangkala.

Ia menambahkan, saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polrestabes Makassar untuk proses hukum selanjutnya.

“Mengamankan 2 orang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam,” pungkasnya.

SulawesiPos.com – Dua pelajar SMP berinisial MA (14) dan NW (14) ditangkap polisi setelah diduga membacok teman mereka, MYM, dalam peristiwa penganiayaan yang terjadi di Jalan Kelapa Tiga, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi kekerasan yang terjadi pada Sabtu (13/6/2026) itu diduga dipicu perselisihan dan aksi saling ejek antara korban dan salah satu pelaku.

Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar mengamankan kedua remaja tersebut di kawasan Jalan Kelapa Tiga pada Minggu (21/6/2026) setelah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, mengatakan penganiayaan bermula dari konflik antara korban dan pelaku MA yang berujung pada kesepakatan untuk bertemu dan menyelesaikan masalah secara fisik.

“Diawali adanya perselisihan dua remaja di mana mereka saling ejek kemudian menentukan tempat untuk beradu fisik. Ternyata dari salah satu pihak mempersiapkan diri dengan menggunakan senjata tajam,” ujar Sangkala kepada wartawan, Minggu (21/6/2026) malam.

BACA JUGA:  Remaja di Makassar Ngaku Diculik untuk Kabur dari Rumah Akui Kerap Dimarahi Tante

Menurutnya, saat tiba di lokasi yang telah disepakati, MA bersama rekannya NW langsung menyerang korban menggunakan parang. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok pada bagian punggung.

Setelah menerima laporan dan melakukan serangkaian penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi serta menangkap kedua pelaku. Dalam penangkapan itu, petugas turut mengamankan senjata tajam yang diduga digunakan saat melakukan penganiayaan.

“(Barang bukti) Senjata tajam jenis parang, kemudian kedua pelaku sudah diamankan dan dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Sangkala.

Ia menambahkan, saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polrestabes Makassar untuk proses hukum selanjutnya.

“Mengamankan 2 orang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru