SulawesiPos.com – Peluang kerja sama internasional di sektor kepelabuhanan dan kawasan industri kian menguat seiring kunjungan Abu Dhabi Ports Group ke Makassar New Port (MNP), Selasa (21/4).
Kunjungan ini dilakukan bersama Direktur Utama PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), Alif Abadi, sebagai bagian dari penjajakan potensi investasi dan kolaborasi logistik di Indonesia Timur.
Rombongan Abu Dhabi Ports Group yang terdiri dari Business Development International Office ADPG, Ghazi Masmoudi dan Huang Peng, serta Business Development Indonesia ADPG, Vasco Mario Namara, disambut langsung oleh Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, bersama jajaran manajemen Pelindo Group wilayah Makassar.
Agenda kunjungan diawali dengan pertemuan strategis di Kantor Makassar New Port.
Diskusi tersebut membahas peluang pengembangan sektor logistik, penguatan konektivitas pelabuhan, hingga potensi kerja sama investasi untuk mendukung peran Makassar sebagai simpul utama distribusi di kawasan timur Indonesia.
Business Development International Office ADPG, Ghazi Masmoudi, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk melihat secara langsung potensi pengembangan pelabuhan dan kawasan industri di Makassar.
Pelindo Prediksi Puncak Mudik di Pelabuhan Makassar H-3 Lebaran, Penumpang Tembus 40 Ribu
“Kami melihat Makassar memiliki posisi yang sangat strategis dalam jaringan logistik regional. Infrastruktur pelabuhan yang modern serta dukungan kawasan industri menjadi faktor penting dalam mendorong efisiensi rantai pasok dan membuka peluang kerja sama di masa depan,” ujarnya.
Sinergi Pelabuhan dan Kawasan Industri Jadi

Direktur Utama PT KIMA, Alif Abadi, menilai integrasi antara pelabuhan dan kawasan industri memiliki peran krusial dalam meningkatkan daya saing industri nasional, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
“Kolaborasi antara pelabuhan dan kawasan industri sangat penting dalam menciptakan ekosistem logistik yang terintegrasi. Dengan dukungan infrastruktur seperti Makassar New Port, kami optimistis kawasan industri di Makassar dapat berkembang lebih kompetitif dan menarik minat investor global,” kata Alif.
Sementara itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menegaskan bahwa Makassar New Port dikembangkan sebagai pelabuhan modern untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional di Indonesia Timur. Ia menilai kehadiran Abu Dhabi Ports Group mencerminkan kepercayaan investor global terhadap kesiapan infrastruktur kepelabuhanan Makassar.
“Makassar New Port merupakan salah satu proyek strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas layanan logistik serta memperkuat konektivitas maritim di Indonesia Timur. Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya membuka peluang kerja sama internasional dan memperkuat posisi Makassar sebagai hub logistik regional,” jelas Abdul Azis.
Ia menambahkan, pengembangan pelabuhan modern tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kapasitas, tetapi juga efisiensi layanan serta keterhubungan dengan kawasan industri.
Didukung fasilitas terminal modern dan konektivitas yang terus ditingkatkan, Pelindo optimistis Makassar New Port mampu berperan sebagai gerbang utama logistik Indonesia Timur sekaligus mendorong pertumbuhan investasi di sektor industri dan perdagangan.
Usai pertemuan, rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau langsung operasional TPK New Makassar 1 atau Terminal Petikemas Makassar (TPM) untuk melihat fasilitas serta aktivitas terminal yang telah berjalan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi tahap awal penjajakan kerja sama strategis antara Pelindo, kawasan industri, dan mitra internasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

