SulawesiPos.com – Shakira kembali menjadi bagian dari panggung Piala Dunia saat Spanyol menutup turnamen dengan gelar juara dunia, kali ini pada Minggu, 19 Juli 2026, di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. Momen itu mengingatkan publik pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, ketika penyanyi Kolombia tersebut tampil dengan lagu Waka Waka (This Time for Africa) dan Spanyol juga keluar sebagai juara dunia.
Kali ini, Shakira membawakan Dai Dai bersama Burna Boy dalam rangkaian hiburan final Piala Dunia 2026.
Penampilan itu berlangsung pada hari yang sama ketika Spanyol menaklukkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres pada menit ke-106, sekaligus memastikan gelar dunia kedua La Roja.
Kebetulan yang mempertemukan Shakira dan Spanyol di dua momen juara dunia itu langsung ramai dibicarakan.
Pada 2010, Waka Waka menjadi salah satu lagu paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
Di akhir turnamen tersebut, Spanyol meraih gelar dunia pertama setelah mengalahkan Belanda 1-0 pada final 11 Juli 2010 di Johannesburg, Afrika Selatan.
Shakira dan Lagu Resmi Piala Dunia
Enam belas tahun berselang, pola serupa kembali muncul. Shakira kembali hadir di panggung Piala Dunia, kali ini lewat Dai Dai yang diperkenalkan FIFA sebagai lagu resmi Piala Dunia 2026.
Pada akhirnya, Spanyol lagi-lagi menjadi tim yang mengangkat trofi.
Bagi banyak penggemar sepak bola, kemunculan kembali Shakira dalam lanskap Piala Dunia menambah lapisan nostalgia tersendiri.
Waka Waka sudah lebih dulu melekat sebagai soundtrack era kejayaan Spanyol generasi Andres Iniesta hingga Iker Casillas.
Kini, Dai Dai hadir saat generasi baru La Roja menutup turnamen 2026 dengan gelar dunia kedua.
Di tengah perubahan generasi pemain dan format turnamen yang makin besar, benang merah itu membuat nama Shakira kembali ikut disebut dalam narasi juara Spanyol.
Dari Johannesburg pada 11 Juli 2010 hingga East Rutherford pada 19 Juli 2026, dua panggung berbeda itu sama-sama berakhir dengan satu pemandangan: Spanyol berdiri di podium tertinggi sepak bola dunia.
Siapa Shakira?
Nama Shakira kembali ramai dibicarakan publik setelah penyanyi asal Kolombia itu tampil di panggung Piala Dunia 2026.
Di balik penampilan tersebut, Shakira memang bukan sekadar bintang pop biasa.
Ia merupakan salah satu penyanyi Latin paling berpengaruh di dunia, dengan katalog lagu hits yang melintasi generasi serta kisah pribadi yang lama ikut menjadi perhatian publik.
Shakira Isabel Mebarak Ripoll lahir di Barranquilla, Kolombia, pada 2 Februari 1977.
Ia dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, sekaligus performer yang membangun identitas kuat lewat perpaduan pop, rock, Latin, dan tarian khas yang membuat penampilannya mudah dikenali di panggung global.
Karier internasional Shakira melejit sejak awal 2000-an.
Sejumlah lagu yang paling melekat dengan namanya antara lain Whenever, Wherever, Hips Don’t Lie, She Wolf, Beautiful Liar, dan Waka Waka (This Time for Africa).
Dalam beberapa tahun terakhir, namanya juga kembali kuat di percakapan global lewat lagu-lagu seperti Monotonia, Te Felicito, hingga Bzrp Music Sessions, Vol. 53.
Waka Waka Jadi Lagu Paling Ikonik
Di antara semua lagu itu, Waka Waka menjadi salah satu yang paling ikonik karena melekat pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Enam belas tahun kemudian, Shakira kembali hadir di lanskap Piala Dunia lewat Dai Dai, lagu resmi Piala Dunia 2026 yang ia bawakan bersama Burna Boy.
Selain perjalanan musiknya, kehidupan pribadi Shakira juga lama menjadi sorotan, terutama hubungannya dengan mantan pesepak bola Spanyol Gerard Pique.
Keduanya mulai saling mengenal dalam konteks Piala Dunia 2010, ketika Pique masih menjadi pemain Timnas Spanyol dan Shakira sedang berada di orbit besar turnamen tersebut lewat Waka Waka.
Hubungan mereka kemudian berkembang dan selama bertahun-tahun menjadi salah satu pasangan selebritas dan sepak bola paling dikenal di dunia.
Dari hubungan itu, Shakira dan Pique memiliki dua anak laki-laki, Milan yang lahir pada 2013 dan Sasha yang lahir pada 2015.
Berpisah dengan Gerard Pique
Namun hubungan tersebut berakhir pada 4 Juni 2022. Dalam pernyataan bersama yang dikutip berbagai media internasional pada tanggal itu, Shakira dan Pique mengumumkan bahwa mereka berpisah setelah lebih dari satu dekade bersama.
Saat itu, keduanya meminta privasi demi kepentingan anak-anak mereka.
Sejak perpisahan itu, nama Shakira tetap kuat baik di industri musik maupun ruang publik global.
Lagu-lagu barunya, tur, serta penampilannya di panggung besar seperti Piala Dunia membuat sosoknya terus relevan di mata penggemar lama maupun generasi baru.
Bagi banyak orang, Shakira adalah kombinasi antara ikon pop Latin, performer panggung besar, dan figur budaya populer yang kisah hidupnya terus menarik perhatian.
Karena itu, ketika namanya kembali muncul di Piala Dunia 2026, publik bukan hanya mengingat satu penampilan, tetapi juga seluruh jejak panjang karier dan kehidupan pribadinya.


