Overview:
- IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi meski berpeluang menguat terbatas.
- Tekanan jual dinilai masih mendominasi pergerakan indeks dalam jangka pendek.
- Saham seperti AKRA, BRIS, JSMR,dan GOTO direkomendasikan dengan strategi buy on weakness dan speculative buy.
SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam fase rawan koreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (27/1/2026).
MNC Sekuritas menilai tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks, meski peluang penguatan tetap terbuka secara terbatas.
Pada perdagangan terakhir, IHSG tercatat melanjutkan koreksi sebesar 0,27% ke level 8.975. Seluruh area penguatan dan koreksi yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.
Secara teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5.
Kondisi tersebut membuat pergerakan indeks masih berisiko mengalami koreksi lanjutan.
“Penguatan IHSG diperkirakan akan terbatas dan hanya menguji rentang 8.960–8.985,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Sama dengan perkiraan perdagangan Senin (26/1/2026), area koreksi yang perlu dicermati berada pada rentang 8.708–8.790. Sementara itu, level support IHSG berada di 8.852 dan 8.816, dengan resistance di kisaran 9.039 hingga 9.120.
Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas
Selain proyeksi indeks, MNC Sekuritas juga merilis sejumlah rekomendasi saham berbasis analisis teknikal.
AKRA – Speculative Buy
Saham AKRA menguat 3,83% ke level 1.355, disertai dengan munculnya sejumlah besar pembelian. Secara teknikal, AKRA diperkirakan berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [b].
- Area beli spekulatif: 1.320-1.340
- Target harga: 1.365 dan 1.385
- Stoploss: di bawah 1.300
BRIS – Bu yon Weakness
BRIS bergerak flat ke level 2.250 dan masih berada dalam tren pembelian dan pergerakannya masih berada di atas MA20. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave 1.
- Area beli: 2.200-2.240
- Target harga: 2.300 dan 2.370
- Stoploss: di bawah 2.170
JSMR – Buy on Weakness
JSMR menguat tipis 1,39% ke 3.650 dengan volume jual yang meningkat. Secara teknikal, JSMR diperkirakan berada pada wave (v) dari wave [i].
- Area beli: 3.590-3.630
- Target harga: 3.680 dan 3.730
- Stoploss: di bawah 3.550
GOTO – Buy on Weakness
GOTO bergerak konstan pada poin 60 dengan dukungan volume pembelian. Saham ini diperkirakan berada pada wave (c) dari wave [ii].
- Area beli: 56-60
- Target harga: 64 dan 66
- Stoploss: di bawah 54
Disklaimer: Investasi saham memiliki risiko. Keputusan investasi ada di tangan pembaca dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

