Overview:
- KPK menerbangkan 8 orang ke Jakarta termasuk Bupati Pati hasil OTT KPK di Pati.
- Juru Bicara KPK belum mau menyebutkan identitas 7 orang lain yang ikut dibawa ke Jakarta
- KPK punya waktu 1×24 jam untuk tetapkan status hukum mereka yang terjaring OTT.
SulawesiPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbangkan delapan orang, termasuk Bupati Pati Sudewo, ke Gedung Merah Putih di Jakarta pada Selasa (20/1/2026).
Langkah ini dilakukan setelah para pihak tersebut menjalani pemeriksaan awal di Mapolres Kudus pasca-penangkapan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin kemarin.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengonfirmasi jumlah personel yang diamankan dalam giat penindakan tersebut.
“Yang dibawa 8 orang,” ujar Budi singkat kepada awak media di Jakarta.
Saat ini, rombongan dilaporkan tengah dalam perjalanan menuju gedung merah putih untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Meski KPK belum merinci identitas lengkap ketujuh orang lainnya, muncul titik terang mengenai konstruksi perkara yang menjerat Sudewo.
Operasi senyap ini disinyalir berkaitan dengan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
Modus yang digunakan dalam dugaan korupsi ini diduga cukup terorganisir.
Salah satu pihak yang ditangkap diketahui berperan sebagai penghubung atau pengepul uang dari para bawahannya.
“Koordinator kecamatan (pengepul),” jelas Budi saat ditanya mengenai peran salah satu pihak yang terjaring operasi.

