Polres Bone dan Pemkab Turun Tangan, SPBU hingga Agen LPG Disidak, Siap Tindak Tegas Oknum yang Bermain

SulawesiPos.com — Menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir, Satreskrim Polres Bone bersama Pemerintah Kabupaten Bone menggelar inspeksi mendadak (sidak) serentak di sejumlah SPBU, agen LPG, dan pangkalan LPG, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin Unit 2 Ekonomi Satreskrim Polres Bone dan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sidak dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan normal serta mencari solusi atas antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.

Tim sidak dibagi menjadi tiga kelompok yang menyasar sejumlah titik strategis. Tim pertama melakukan pemeriksaan di SPBU Palakka, SPBU Cellu, Agen LPG Cellu, serta SPBN Lonrae Bajoe. Tim kedua bergerak ke SPBU Biru, SPBU Tanete Harapan Cina, dan SPBU Karella Mare. Sementara tim ketiga menyasar SPBU Agus Salim, Agen LPG PT Mitra Utama Anugrah, SPBU Karella Lapawawoi, serta SPBU Pallawarukka Taccipi.

BACA JUGA:  Eksebisi Mini Soccer Jurnalis FC VS Forkopimda+OPD Warnai Semarak HPN ke 80 di Bone

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bone, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perindustrian, Plt Kepala Dinas Perikanan, Kabag Perekonomian, serta jajaran Satreskrim Polres Bone.

Dari hasil pemantauan lapangan, pemerintah daerah bersama Polres Bone menyepakati sejumlah langkah strategis untuk mengatasi persoalan distribusi BBM dan LPG. Salah satunya dengan mengusulkan penambahan kuota BBM kepada PT Pertamina Patra Niaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Selain itu, Pemkab Bone dan Polres Bone juga akan menggelar rapat evaluasi khusus terkait antrean panjang truk yang hampir setiap hari terjadi di sejumlah SPBU. Pemerintah daerah juga meminta pengelola SPBU membatasi jumlah pengisian untuk setiap kendaraan truk agar distribusi lebih merata dan tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Petugas juga mengimbau pihak SPBU agar lebih selektif dan melakukan verifikasi terhadap kendaraan yang melakukan pengisian BBM bersubsidi serta menertibkan antrean demi menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Diduga Jatah Solar Subsidi Dimainkan, Pengisian Gunakan Jeriken dalam Jumlah Besar Ditemukan di SPBU Belli

Sidak berakhir sekitar pukul 14.30 WITA dengan situasi aman dan kondusif.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji K., S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li., menegaskan bahwa pengawasan terhadap distribusi BBM dan LPG akan terus dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan maupun praktik yang dapat merugikan masyarakat.

SulawesiPos.com — Menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir, Satreskrim Polres Bone bersama Pemerintah Kabupaten Bone menggelar inspeksi mendadak (sidak) serentak di sejumlah SPBU, agen LPG, dan pangkalan LPG, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin Unit 2 Ekonomi Satreskrim Polres Bone dan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sidak dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan normal serta mencari solusi atas antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.

Tim sidak dibagi menjadi tiga kelompok yang menyasar sejumlah titik strategis. Tim pertama melakukan pemeriksaan di SPBU Palakka, SPBU Cellu, Agen LPG Cellu, serta SPBN Lonrae Bajoe. Tim kedua bergerak ke SPBU Biru, SPBU Tanete Harapan Cina, dan SPBU Karella Mare. Sementara tim ketiga menyasar SPBU Agus Salim, Agen LPG PT Mitra Utama Anugrah, SPBU Karella Lapawawoi, serta SPBU Pallawarukka Taccipi.

BACA JUGA:  Bupati Bone Rancang Program Sampah PBB, Edukasi Warga soal Pentingnya Kebersihan

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bone, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perindustrian, Plt Kepala Dinas Perikanan, Kabag Perekonomian, serta jajaran Satreskrim Polres Bone.

Dari hasil pemantauan lapangan, pemerintah daerah bersama Polres Bone menyepakati sejumlah langkah strategis untuk mengatasi persoalan distribusi BBM dan LPG. Salah satunya dengan mengusulkan penambahan kuota BBM kepada PT Pertamina Patra Niaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Selain itu, Pemkab Bone dan Polres Bone juga akan menggelar rapat evaluasi khusus terkait antrean panjang truk yang hampir setiap hari terjadi di sejumlah SPBU. Pemerintah daerah juga meminta pengelola SPBU membatasi jumlah pengisian untuk setiap kendaraan truk agar distribusi lebih merata dan tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Petugas juga mengimbau pihak SPBU agar lebih selektif dan melakukan verifikasi terhadap kendaraan yang melakukan pengisian BBM bersubsidi serta menertibkan antrean demi menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bone Atensi Titik Rawan Balap Liar

Sidak berakhir sekitar pukul 14.30 WITA dengan situasi aman dan kondusif.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji K., S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li., menegaskan bahwa pengawasan terhadap distribusi BBM dan LPG akan terus dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan maupun praktik yang dapat merugikan masyarakat.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru