Pimpin Formatur Golkar Sulsel, IAS Dengar Masukan Nama Calon Pengurus

SulawesiPos.com – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai bergerak menyusun formasi pengurus baru partainya setelah ditunjuk sebagai ketua tim formatur usai Musda Golkar Sulsel pada 18 Juli 2026. Di saat bersamaan, sejumlah nama calon sekretaris DPD I Golkar Sulsel mulai mencuat jelang rapat formatur.

Tim formatur yang dipimpin Ilham berjumlah lima orang. Selain IAS, tim itu diisi perwakilan DPP Partai Golkar Muhidin M Said, Ketua DPD II Golkar Bone Andi Fashar Padjalangi, Ketua DPD II Golkar Luwu Patahuddin, dan Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar Sulsel Salwa Mochtar.

Ilham mengatakan timnya saat ini belum langsung menggelar rapat final karena masih menampung usulan nama dari berbagai unsur organisasi dalam tubuh Partai Golkar. Tahap itu disebut menjadi bagian dari persiapan sebelum susunan pengurus baru diumumkan ke publik.

“Saat ini kami sedang menampung nama-nama yang diusulkan organisasi-organisasi dalam tubuh Golkar, kita akan duduk bersama, termasuk beberapa nama calon sekretaris yang saat ini sudah beredar, seperti Rahman Pina, Armin Toputiri, Arfandi Idris, dan Patarai Amir,” ujar Ilham saat dihubungi, Sabtu, 25 Juli 2026.

BACA JUGA:  Remaja Spesialis Curi Knalpot di Makassar Dibekuk, Dua Rekannya Masih Buron

Mencuatnya beberapa nama calon sekretaris menunjukkan proses penyusunan pengurus baru mulai mengerucut pada posisi-posisi strategis. Namun, IAS belum memberi sinyal siapa figur yang akan dipilih untuk mendampingi dirinya di kepengurusan DPD I Golkar Sulsel periode baru.

Ia menegaskan tim formatur masih bekerja dalam koridor waktu yang diberikan DPP Partai Golkar. Menurut mantan Wali Kota Makassar itu, tenggat selama satu bulan cukup untuk menampung usulan, menyusun komposisi, lalu menetapkan struktur kepengurusan baru.

“Sebulan cukuplah untuk menyusun, jadi kita sekarang sedang mengumpulkan usulan nama-nama calon pengurus, kalau sudah siap segera kita umumkan,” pungkas IAS.

Penunjukan IAS sebagai ketua tim formatur menempatkannya langsung di pusat proses konsolidasi internal Golkar Sulsel setelah kemenangan di Musda. Hasil kerja formatur ini nantinya akan menjadi penentu arah susunan elite partai berlambang beringin itu di tingkat provinsi.

SulawesiPos.com – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai bergerak menyusun formasi pengurus baru partainya setelah ditunjuk sebagai ketua tim formatur usai Musda Golkar Sulsel pada 18 Juli 2026. Di saat bersamaan, sejumlah nama calon sekretaris DPD I Golkar Sulsel mulai mencuat jelang rapat formatur.

Tim formatur yang dipimpin Ilham berjumlah lima orang. Selain IAS, tim itu diisi perwakilan DPP Partai Golkar Muhidin M Said, Ketua DPD II Golkar Bone Andi Fashar Padjalangi, Ketua DPD II Golkar Luwu Patahuddin, dan Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar Sulsel Salwa Mochtar.

Ilham mengatakan timnya saat ini belum langsung menggelar rapat final karena masih menampung usulan nama dari berbagai unsur organisasi dalam tubuh Partai Golkar. Tahap itu disebut menjadi bagian dari persiapan sebelum susunan pengurus baru diumumkan ke publik.

“Saat ini kami sedang menampung nama-nama yang diusulkan organisasi-organisasi dalam tubuh Golkar, kita akan duduk bersama, termasuk beberapa nama calon sekretaris yang saat ini sudah beredar, seperti Rahman Pina, Armin Toputiri, Arfandi Idris, dan Patarai Amir,” ujar Ilham saat dihubungi, Sabtu, 25 Juli 2026.

BACA JUGA:  Polrestabes Makassar Telusuri TPPU Jaringan Narkoba Pekanbaru, Rp 2,3 Miliar Disita

Mencuatnya beberapa nama calon sekretaris menunjukkan proses penyusunan pengurus baru mulai mengerucut pada posisi-posisi strategis. Namun, IAS belum memberi sinyal siapa figur yang akan dipilih untuk mendampingi dirinya di kepengurusan DPD I Golkar Sulsel periode baru.

Ia menegaskan tim formatur masih bekerja dalam koridor waktu yang diberikan DPP Partai Golkar. Menurut mantan Wali Kota Makassar itu, tenggat selama satu bulan cukup untuk menampung usulan, menyusun komposisi, lalu menetapkan struktur kepengurusan baru.

“Sebulan cukuplah untuk menyusun, jadi kita sekarang sedang mengumpulkan usulan nama-nama calon pengurus, kalau sudah siap segera kita umumkan,” pungkas IAS.

Penunjukan IAS sebagai ketua tim formatur menempatkannya langsung di pusat proses konsolidasi internal Golkar Sulsel setelah kemenangan di Musda. Hasil kerja formatur ini nantinya akan menjadi penentu arah susunan elite partai berlambang beringin itu di tingkat provinsi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru