SulawesiPos.com – Ada-ada saja ulah pengendara di Makassar, Sulawesi Selatan. Dua perempuan mendadak jadi perbincangan publik setelah video aksi mereka mengangkut satu unit sepeda motor menggunakan motor lain beredar luas di media sosial.
Rekaman tersebut menyita perhatian warganet karena dinilai nekat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Dalam video yang viral, keduanya tampak berboncengan sambil membawa sebuah motor listrik berukuran cukup besar di tengah kepadatan lalu lintas kota.
Peristiwa itu diketahui terjadi di perempatan Jalan Sungai Saddang, Kota Makassar, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Video tersebut direkam oleh pengendara lain yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Motor Listrik Diletakkan di Tengah Pengendara
Dalam rekaman singkat yang beredar, terlihat motor listrik diletakkan di posisi tidak lazim, yakni di bagian tengah antara pengendara dan penumpang belakang.
Penumpang yang duduk di belakang tampak menopang motor listrik tersebut agar tidak terjatuh selama perjalanan.
Meski membawa muatan besar dengan risiko tinggi, keduanya tetap melaju santai di tengah arus kendaraan. Aksi tersebut langsung menarik perhatian pengendara lain.
Bahkan, terdengar beberapa orang tertawa dan heran melihat cara dua emak-emak itu membawa motor listrik di jalan raya.
Sebagian warganet menyebut aksi tersebut sebagai “emak-emak ras terkuat di bumi”. Namun di balik anggapan lucu itu, kepolisian menilai tindakan tersebut sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Polisi Telusuri Identitas Pengendara
Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar kini tengah menelusuri identitas pengendara dalam video viral tersebut.
Wakasatlantas Polrestabes Makassar, Kompol Mahrus, menyebut pihaknya telah mengantongi identitas kendaraan yang digunakan dan masih melakukan pendalaman.
“Kami sudah melihat video tersebut. Kami sedang melakukan investigasi dan penelusuran dengan pemilik kendaraan dan sedang kami pantau soal alamatnya,” kata Mahrus saat dikonfirmasi, Senin, 11 Mei 2026.
Ia menegaskan, apabila pengendara berhasil ditemukan, polisi akan memberikan tindakan sesuai aturan lalu lintas yang berlaku, mulai dari teguran hingga sanksi tilang.
“Jika ditemukan maka kami akan lakukan penindakan, baik itu teguran ataupun tilang. Sedang kami dalami dimana posisi titik pelanggarannya, tapi identitas kendaraannya sudah kami dapat,” ujarnya.
Pernyataan serupa disampaikan Bintara Tilang Satlantas Polrestabes Makassar, Aiptu Murdadi.
Ia mengatakan pihak kepolisian masih terus mengumpulkan informasi tambahan terkait identitas pengendara.
“Kami dari Satlantas Polrestabes Makassar terus mencari informasi identitas kendaraan yang membawa motor,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat yang mengetahui identitas pengendara dalam video tersebut agar melapor ke pihak kepolisian.
“Kami juga kepada teman-teman yang bisa kasih informasi silakan ke kami mungkin kami bisa menindaklanjuti,” ujarnya.
Menurut Murdadi, membawa motor menggunakan motor lain di jalan raya jelas melanggar aspek keselamatan berlalu lintas karena membahayakan pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lain.
“Tentunya membahayakan baik bagi pengendaranya maupun juga yang melihat. Karena jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bisa juga nanti berakibat jadi lakalantas,” katanya.
Ia menambahkan, kendaraan baru seharusnya diangkut menggunakan mobil bak terbuka atau kendaraan khusus pengangkut barang berukuran besar.
“Seyogyanya kalau kita membeli kendaraan baru, menggunakan bak terbuka. Kan di dealer juga sudah disiapkan,” ujarnya.
Polisi berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Selain berisiko menimbulkan kecelakaan, aksi tersebut juga dinilai dapat mengganggu pengguna jalan lain, terutama saat kondisi lalu lintas sedang padat.
Murdadi pun mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan tindakan berbahaya demi alasan kepraktisan atau penghematan biaya.
“Kepada masyarakat pengguna jalan lain, silakan taatilah peraturan lalu lintas agar tidak membahayakan orang lain. Tentunya orang lain juga tidak ingin terjadi lakalantas,” sebutnya.
Hingga kini, video tersebut masih terus beredar di media sosial dan memicu beragam komentar. Sebagian warganet menilai aksi itu lucu dan kreatif, namun tidak sedikit pula yang mengingatkan bahwa tindakan tersebut sangat berisiko bagi keselamatan bersama.

