SulawesiPos.com, Medan – Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, melakukan peninjauan langsung terhadap penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Pekan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (27/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan bersama Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, beserta jajaran, untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai rencana pemerintah.
Pantau Langsung Penyaluran ke Warga
Dalam kunjungan tersebut, Marga Taufiq memantau langsung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.
Ia juga berdialog dengan warga serta petugas lapangan untuk memperoleh gambaran nyata terkait pelaksanaan distribusi di lapangan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung guna memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Perum Bulog menegaskan bahwa pengawasan rutin menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran distribusi bantuan pangan di seluruh daerah.
Marga Taufiq juga mengapresiasi kerja keras para petugas yang tetap melayani masyarakat hingga malam hari demi memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.
Ia menegaskan bahwa Bulog harus selalu siap dalam kondisi apa pun sebagai penyedia pangan nasional.
“BULOG sebagai penyedia pangan harus selalu siap. Jangan sampai terjadi keterlambatan atau hambatan, karena masyarakat dan pemerintah daerah sudah berkomitmen siap melayani,” ujar Marga Taufiq, dikutip Senin (27/4/2026).
Bantuan Pangan untuk Jutaan Penerima
Program bantuan pangan nasional yang dijalankan Perum Bulog mencakup penyaluran beras dan minyak goreng kepada masyarakat.
Secara nasional, program ini menargetkan sekitar 35 juta penerima manfaat.
Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 6,5 juta penerima.
Di wilayah Sumatera Utara, bantuan telah menjangkau sekitar 1,2 juta penerima manfaat.
Sementara di Kelurahan Pekan Labuhan, terdapat 500 penerima manfaat, masing-masing menerima:
- 20 kilogram beras
- 4 liter minyak goreng
Bantuan tersebut diberikan sesuai ketentuan pemerintah sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah.
Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyaluran bantuan pangan agar sesuai target pemerintah yang dijadwalkan selesai pada 31 Mei 2026.
Bulog juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Di akhir kunjungan, Marga Taufiq mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita jaga semangat melayani masyarakat dengan bersinergi bersama pemerintah daerah dan perangkat terkait,” tutupnya.
Di sisi lain, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, sebelumnya menyampaikan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Untuk pertama kalinya, stok beras Bulog tercatat menembus lebih dari 5 juta ton, yakni sekitar 5.000.198 ton per 23 April 2026.
Menurutnya, capaian ini menjadi bukti kuat komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Indonesia.
Kunjungan Wadirut Bulog ke Medan menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan pangan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.
Dengan pengawasan langsung, distribusi yang terus dipercepat, serta dukungan stok nasional yang kuat, program bantuan pangan diharapkan mampu menjaga stabilitas sosial dan ketahanan pangan masyarakat Indonesia.

