Pemerintah Minta Publik Percaya Penanganan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

SulawesiPos.com – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, meminta masyarakat menaruh kepercayaan terhadap proses penegakan hukum dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis sekaligus Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Menurutnya, komitmen pemerintah dalam menyelesaikan kasus tersebut sudah ditegaskan langsung oleh Presiden.

“Dengan apa yang sudah disampaikan Presiden di Hambalang kemarin, saya kira itu tidak lagi ada keraguan-keraguan bagi kita untuk meyakini bagaimana tekad dari Presiden untuk menyelesaikan persoalan seperti itu,” ujar Otto di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis.

Otto menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto sudah jelas, yakni tindakan penyiraman air keras tidak dapat dibenarkan dan harus diproses secara hukum.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan kasus ini ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Proses Hukum Disebut Sudah Berjalan

Dalam perkembangan kasus tersebut, Otto menyebut proses hukum telah berjalan, termasuk penangkapan pelaku.

Ia juga mengungkap bahwa jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis yang sebelumnya dijabat Letjen TNI Yudi Abrimantyo telah diserahkan sebagai bagian dari dinamika penanganan kasus.

BACA JUGA: 
Desak Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Wamen HAM: Pemerintah Komitmen Tegakkan HAM

“Proses hukum sedang berjalan, orangnya sudah ditangkap. Ya, saya kira sudah clear ya,” ujarnya.

Transparansi Jadi Sorotan Publik

Di sisi lain, Otto mengakui bahwa publik menaruh perhatian terhadap transparansi penegakan hukum, terutama karena kasus ini melibatkan personel TNI.

Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap mempercayakan proses tersebut kepada aparat penegak hukum.

Otto juga menekankan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menjamin kebebasan berpendapat, termasuk dalam menyikapi kasus ini.

“Jadi, kita ini negara demokrasi yang memberikan kebebasan berpendapat kepada siapa pun,” tegasnya.

SulawesiPos.com – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, meminta masyarakat menaruh kepercayaan terhadap proses penegakan hukum dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis sekaligus Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Menurutnya, komitmen pemerintah dalam menyelesaikan kasus tersebut sudah ditegaskan langsung oleh Presiden.

“Dengan apa yang sudah disampaikan Presiden di Hambalang kemarin, saya kira itu tidak lagi ada keraguan-keraguan bagi kita untuk meyakini bagaimana tekad dari Presiden untuk menyelesaikan persoalan seperti itu,” ujar Otto di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis.

Otto menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto sudah jelas, yakni tindakan penyiraman air keras tidak dapat dibenarkan dan harus diproses secara hukum.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan kasus ini ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Proses Hukum Disebut Sudah Berjalan

Dalam perkembangan kasus tersebut, Otto menyebut proses hukum telah berjalan, termasuk penangkapan pelaku.

Ia juga mengungkap bahwa jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis yang sebelumnya dijabat Letjen TNI Yudi Abrimantyo telah diserahkan sebagai bagian dari dinamika penanganan kasus.

BACA JUGA: 
Desak Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Wamen HAM: Pemerintah Komitmen Tegakkan HAM

“Proses hukum sedang berjalan, orangnya sudah ditangkap. Ya, saya kira sudah clear ya,” ujarnya.

Transparansi Jadi Sorotan Publik

Di sisi lain, Otto mengakui bahwa publik menaruh perhatian terhadap transparansi penegakan hukum, terutama karena kasus ini melibatkan personel TNI.

Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap mempercayakan proses tersebut kepada aparat penegak hukum.

Otto juga menekankan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menjamin kebebasan berpendapat, termasuk dalam menyikapi kasus ini.

“Jadi, kita ini negara demokrasi yang memberikan kebebasan berpendapat kepada siapa pun,” tegasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru