SulawesiPos.com – Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi di Sulawesi Selatan dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepastian ini diperoleh melalui peninjauan langsung terhadap sejumlah infrastruktur energi strategis di Makassar.
Kegiatan pemantauan dilakukan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada Jumat (13/3), dalam rangka pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Lebaran.
Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan pasokan energi bagi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, seiring meningkatnya mobilitas dan aktivitas ekonomi.
“Kami dari tim Satgas Ramadan Idulfitri dari ESDM datang ke Kota Makassar ini untuk melihat ketersediaan tentunya BBM, juga nanti listrik dan elpiji supaya meyakinkan bahwa seluruh infrastruktur dan pasokan aman untuk menghadapi Idulfitri di mana arus mudik juga menuju wisata pastinya sangat tinggi,” kata Azhar dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (15/3).
Satgas Pastikan BBM dan LPG dalam Kondisi Cukup
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, Azhar menyebutkan bahwa pasokan energi, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG, berada dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran.
“Tadi sudah kita cek ketersediaan LPG, BBM cukup. Jadi kami harapkan konsumen pun merasa aman dan tidak perlu menyimpan stok banyak-banyak,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, tim Satgas mendatangi sejumlah fasilitas energi vital, di antaranya Aviation Fuel Terminal Hasanuddin, Integrated Terminal Makassar, SPPBE Patra Trading Makassar, serta SPBU 74.901.15 Sam Ratulangi.
Integrated Terminal Makassar Jadi Tulang Punggung Distribusi Energi
Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menjelaskan bahwa Integrated Terminal Makassar memiliki peran strategis dalam menopang distribusi energi di kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi.
“Hampir 60 persen backbone supply BBM itu dari Timur, khusus di Sulawesi dari sini,” kata Alimuddin.
Selain BBM dan LPG, kesiapan pasokan avtur juga dipastikan di Aviation Fuel Terminal Hasanuddin. Hal ini dinilai krusial mengingat Bandara Sultan Hasanuddin merupakan salah satu hub penerbangan utama di kawasan Indonesia Timur.
Pengecekan turut dilakukan di sejumlah SPBU di Makassar, termasuk SPBU 74.901.15 Sam Ratulangi dan SPBU Pertamina 74.902.32 Urip Sumoharjo yang juga dilengkapi pangkalan LPG.
Melalui rangkaian peninjauan tersebut, pemerintah bersama Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran distribusi energi selama Ramadan hingga Lebaran, sekaligus mendukung mobilitas pemudik dan aktivitas masyarakat di Sulawesi Selatan.

