SulawesiPos.com – Ada apa di Kementerian Pekerjaan Umum? Sampai-sampai dua pejabat Eselon I ataui Dirjen mengundurkan diri dari jabatannya.
Kedua dirjen itu masing-masing Dirjen Sumber Daya Air Dwi Purwantoro dan Dijren Cipta Karya Dewi Chomistriana.
Keduanya digantikan oleh Pelaksana Harian, yakni Sekretaris Ditjen masing-masing.
Sejauh ini, meski mundurnya dua dirjen sudah terkonfirmasi, namun Kementerian PU belum mengeluarkan pernyataan mengenai penyebab kedua dirjen mengundurkan diri.
Sekjen Kementerian PU Wida Nurfaida mengatakan, belum ada pergantian atau pelantikan pejabat baru.
Kementerian PU merupakan kementerian/lembaga dengan alokasi anggaran APBN 2026 terbesar di bawah BGN, Kemenhan, dan Polri, yakni mencapai sebesar Rp 118,5 triliun.
Bidang SDA yang sebelumnya dipimpin Dwi Purwantoro memperoleh anggaran sebesar Rp 34,74 triliun.
Anggaran itu antara lain digunakan untuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pengendalian banjir, pengamanan pantai, serta penyediaan air baku.
Sementara Ditjen Cipta Karya yang sebelumnya dipimpin Dewi Chomistriana, mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 12 triliun.
Anggaran ini digunakan untuk pembangunan dan peningkatan Sistem Penementeyediaan Air Minum (SPAM), pengelolaan air limbah dan sampah, pengembangan kawasan strategis, serta infrastruktur berbasis masyarakat.
Kursi Panas Dirjen Pergantian Tak Sampai Setahun
Sebgelumnya, SulawesiPos memberitakan, posisi Dirjen Sumber Daya Air menjadi kursi panas di Kementerian Pekerjaan Umum.
Proses pergantian pejabat yang menduduki kursi ini berlangsung cepat tak sampai setahun.
Informasi terbaru yang diperoleh, Dirjen SDA Dwi Purwantoro bersama empat direktur di jajaran Ditjen SDA mundur berjamaah.
Menteri PU saat ini adalah Dody Hanggodo. Ia menjabat sejak Oktober 2024, mengganikan pejabat sebelumnya, Basuki Hadimuljono.
Sedangkan Dirjen SDA saat Dody masuk ke Kementerian PU adalah Ir Bob Arthur Lambogia MSi.
Pada Januari 2025, Menteri Dody mengganti Dirjen SDA. Pejabat baru yang diangkat adalah Ir Lilik Retno Cahyadiningsih MA.
Namun, Lilik Retno tak bertahan lama di kursi Dirjen SDA. Ia hanya bertahan tujuh bulan.
Pada Juli 2025, Menteri Dody kembali melakukan perombakan dan mengganti Lilik.
Pejabat yang diangkat menjadi Dirjen SDA yang baru adalah Dr Dwi Purwantoro ST MT.
Waktu berjalan. Setelah tujuh bulan berlalu, kembali berhembus kencang isu tentang pergantian Dirjen SDA bersama empat pejabat direktur di jajarannya.
Mundur atau Dipaksa Mundur
Informasi yang diperoleh, Dwi Purwantoro mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Dirjen SDA. Namun, informasi lain menyebutkan, Dwi Purwantoro dipaksa mundur.
Selain Dirjen SDA yang posisinya diisi oleh Pelaksana harian atau Plh, empat direktur yang juga dijabat Plh masing-masing Direktur Irigasi Rawa, Direktur Sungai Pantai, Direktur Bendungan Danau, dan Direktur Air Tanah Air Baku.
Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi resmi mengenai pengunduran diri dan pergantian pejabat di Ditjen SDA Kementerian PU tersebut.*

