SulawesiPos.com – Sebanyak 100 rumah sakit di Sulawesi Selatan menyiapkan pelayanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan penyakit hingga operasi katarak dan bibir sumbing, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026.
Rangkaian bakti sosial tersebut mulai dilaksanakan pada Minggu (18/10/2026) dan berlanjut selama beberapa hari ke depan.
Kegiatan ini melibatkan rumah sakit milik pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, perguruan tinggi, hingga swasta.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Yusri Yunus, mengatakan keterlibatan berbagai fasilitas kesehatan menjadi upaya memperluas akses pelayanan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Bakti sosial ini bukan sekadar untuk memeriahkan hari jadi ke-357 Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya dikutip Senin (19/10/2026).
Layanan Khusus hingga Operasi Medis
Sejumlah rumah sakit menyiapkan layanan pemeriksaan khusus sesuai bidang pelayanan masing-masing.
RSUD Labuang Baji, misalnya, menyediakan pemeriksaan mammografi, sedangkan RSUD Haji Makassar menyiapkan pemeriksaan calcium score dan osteoarthritis menggunakan CT scan.
RS Khusus Daerah Dadi turut menghadirkan skrining kesehatan jiwa dan pemeriksaan diagnostik. Sementara itu, tindakan operasi katarak dijadwalkan oleh RS Mata Makassar dan RS Dr. Hasri Ainun Habibie Parepare.
Adapun operasi bibir sumbing disiapkan oleh RS Khusus Daerah Gigi dan Mulut Provinsi Sulawesi Selatan serta RS Umum Pusat Makassar.
Selain layanan tersebut, masyarakat juga dapat memperoleh berbagai pelayanan lain, seperti pemeriksaan kesehatan umum, skrining penyakit, sunatan massal, serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Donor darah juga menjadi salah satu kegiatan yang banyak diselenggarakan rumah sakit untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah.
Yusri menegaskan, pelaksanaan bakti sosial membutuhkan keterlibatan dan kepedulian bersama agar manfaat pelayanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Diperlukan kebersamaan, kepedulian, dan sinergi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari pelayanan kesehatan,” pungkasnya.


