SulawesiPos.com — SMAN 5 Bone, yang sebelumnya dikenal sebagai SMAN 1 Lappariaja, kembali menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu sekolah yang mampu melahirkan talenta olahraga berprestasi.
Sekolah yang pernah menjadi tempat menimba ilmu Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman itu sukses memborong gelar juara putra dan putri pada Turnamen Bola Voli Cup SMA 6 Bone (SMA Kahu).
Turnamen tersebut berlangsung semarak dan menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi mereka di cabang olahraga bola voli.
Kompetisi resmi ditutup oleh Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bone, Dr. H. Muslimin, S.E., M.M., Jumat, 2 Oktober 2026.
Dalam turnamen tersebut, tim bola voli SMAN 5 Bone tampil impresif dan berhasil keluar sebagai juara pada kategori putra maupun putri setelah melewati rangkaian pertandingan dengan persaingan yang cukup ketat.
Keberhasilan memborong dua gelar sekaligus menjadi catatan tersendiri bagi SMAN 5 Bone. Prestasi itu sekaligus memperlihatkan tu besarnya potensi pembinaan atlet di lingkungan sekolah.
SMAN 5 Bone juga memiliki sejumlah siswa yang telah masuk dalam pembinaan olahraga prestasi.
Bahkan, terdapat empat atlet yang memperkuat kontingen Porprov Kabupaten Bone.
Tak hanya itu, salah seorang siswi SMAN 5 Bone kategori U-17 juga terpilih untuk mengikuti seleksi atlet tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Oktober mendatang.
Fakta tersebut semakin memperkuat posisi sekolah sebagai salah satu lingkungan pendidikan yang turut berkontribusi dalam pembinaan talenta muda olahraga di Kabupaten Bone.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman sendiri diketahui pernah menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Saat ini, Bupati Bone juga dipercaya sebagai Ketua Ikatan Alumni SMAN 5 Bone.
Sementara Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman juga merupakan alumni sekolah yang sebelumnya bernama SMAN 1 Lappariaja tersebut.
Ketua PBVSI Kabupaten Bone, Dr. H. Muslimin, mengatakan turnamen antarpelajar memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga bola voli di daerah.
Menurutnya, kompetisi bukan sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan sekaligus mengembangkan pemain-pemain muda berbakat.
“Turnamen bola voli seperti ini sangat penting sebagai bagian dari pembinaan dan penjaringan talenta-talenta muda berbakat. Kita berharap dari ajang seperti ini lahir pemain-pemain potensial yang nantinya mampu memperkuat Kabupaten Bone dan menjadi stok pemain bola voli andal untuk Sulawesi Selatan,” ujar Muslimin.
Ia menambahkan, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan.
Atlet muda tidak hanya membutuhkan kompetisi untuk menunjukkan prestasi, tetapi juga kesempatan untuk terus berlatih, bertanding dan meningkatkan kemampuan.
“Semoga semakin banyak kompetisi pelajar digelar sehingga ekosistem bola voli di Bone semakin berkembang,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan SMAN 5 Bone meraih gelar juara putra dan putri menjadi gambaran bahwa pembinaan olahraga di tingkat sekolah memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet masa depan.
Turnamen Bola Voli Cup SMA 6 Bone diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi antarsekolah, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet sejak usia pelajar.
Dengan semakin banyaknya kompetisi dan pembinaan yang berkesinambungan, Bone diharapkan mampu memiliki lebih banyak talenta muda yang kelak memperkuat daerah hingga menjadi bagian dari kekuatan bola voli Sulawesi Selatan. (kar)


