SulawesiPos.com – Malam di sebuah rumah kos di Jalan Andi Massakirang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendadak berubah tegang, Selasa (1/9/2026).
Seorang suami berinisial SR mendatangi sebuah kamar kos setelah mendapat informasi yang membuatnya curiga terhadap keberadaan istrinya. Ia datang bersama sejumlah warga dan kemudian melakukan pengecekan ke kamar tersebut.
Saat pintu kamar diperiksa, sang istri diduga ditemukan bersama seorang pria berinisial KT, yang disebut memiliki hubungan asmara dengannya.
Suasana seketika memanas. Dalam video amatir yang beredar, terlihat sang suami meluapkan emosinya dan sempat memukul pria yang berada di dalam kamar tersebut.
Akibat bogem mentah sang suami, sang pria yang diduga selingkuhan istrinya, mengalami luka gores di bagian bawah mata sebelah kiri. Warga yang berada di lokasi berusaha meredam situasi agar pertengkaran tidak semakin meluas.
Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi. Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang yang dipimpin Panit Opsnal Ipda Muh. Nasrum kemudian mengamankan pihak-pihak yang terlibat dan membawanya ke Mapolsek Tanete Riattang.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya amukan warga sekaligus memberikan ruang bagi polisi untuk melakukan pemeriksaan.
Kapolsek Tanete Riattang AKP Budhiawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut pelapor dalam kasus ini berinisial SR, sedangkan dua orang yang diamankan masing-masing berinisial SA dan KT.
Dari pemeriksaan sementara, polisi memperoleh keterangan bahwa SA dan KT mengaku telah menjalin hubungan asmara selama 11 bulan.
Namun, kamar kos yang menjadi lokasi penggerebekan disebut baru ditempati sekitar satu bulan terakhir.
“Berdasarkan keterangan terduga pelaku, mereka memang memiliki hubungan asmara sejak 11 bulan lalu. Sementara kamar kos ini baru disewa sekitar sebulan,” kata AKP Budhiawan saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (2/9/2026).
Sementara itu, kepada polisi, SR mengaku telah lama menaruh curiga terhadap istrinya. Kecurigaan itu disebut muncul karena sang istri diduga kerap bersama pria tersebut ketika SR sedang pergi melaut.
Untuk sementara, polisi masih mengamankan pihak-pihak terkait di Mapolsek Tanete Riattang.
Pemeriksaan masih dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi dan memastikan fakta di balik kejadian tersebut.
“Untuk sementara kami amankan di kantor untuk menghindari kerumunan warga di TKP. Sementara masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

