Konjen Australia untuk Makassar Kunjungi Unhas, Bahas Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Riset

SulawesiPos.com – Konsul Jenderal (Konjen) Australia yang baru untuk Makassar, Sanchi Davis, melakukan kunjungan perdana ke Universitas Hasanuddin (Unhas), Jumat (28/8/2026).

Pertemuan dengan Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., tersebut membahas peluang memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, riset, dan jejaring akademik Indonesia-Australia.

Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, itu menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus perkenalan resmi Sanchi Davis setelah mulai bertugas sebagai Konjen Australia di Makassar.

Rektor Unhas mengatakan hubungan akademik Unhas dengan berbagai perguruan tinggi dan mitra di Australia telah terjalin melalui sejumlah kerja sama strategis.

Salah satunya melalui Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR), yang mempertemukan akademisi, peneliti, pemerintah, dan pemangku kepentingan dari kedua negara dalam pengembangan riset kolaboratif.

Menurut Prof JJ, posisi Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi utama di kawasan Indonesia Timur membuka peluang untuk memperluas kolaborasi Australia-Indonesia, khususnya dalam riset dan pembangunan kawasan.

BACA JUGA:  Siapa Prof Niswar, Peraih Suguru Yamaguchi Memorial Award 2026 yang Ahli Rekayasa Internet

“Unhas memiliki posisi strategis sebagai hub kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dan Australia, khususnya dalam memperluas kerja sama di kawasan Indonesia Timur,” jelasnya.

Peran Alumni Jadi Penguat Jejaring

Selain kerja sama kelembagaan, pertemuan tersebut turut menyoroti peran alumni yang pernah menempuh pendidikan di Australia.

Para alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang dinilai dapat menjadi penghubung dalam memperkuat jejaring Indonesia-Australia.

Pembahasan juga mencakup keberadaan Ikatan Alumni Australia (IKAMA) Sulsel yang beranggotakan alumni dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.

Jejaring tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan alumni, perguruan tinggi, dan mitra Australia dalam berbagai program kolaborasi.

“IKAMA hadir untuk membantu membangun kolaborasi dan memperluas jejaring. Sebagian besar keluarga IKAMA berasal dari Unhas, tetapi ada juga alumni dari perguruan tinggi lain,” tambahnya.

Sementara itu, Sanchi Davis mengapresiasi kesempatan untuk berkunjung ke Unhas.

Ia mengatakan kunjungan tersebut memberinya gambaran mengenai hubungan akademik yang selama ini telah terbangun antara Unhas dan Australia, termasuk jejaring alumni Unhas yang melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi Australia.

BACA JUGA:  Unhas dan Tiran Group Jajaki Kemitraan Strategis, Perkuat Kesiapan Lulusan ke Dunia Kerja

Sebagai Konjen Australia yang baru bertugas di Makassar, Sanchi berharap hubungan tersebut dapat terus berkembang melalui kerja sama baru.

“Saya berharap dapat membangun hubungan yang kuat dengan Unhas dan mengembangkan lebih banyak peluang kolaborasi di masa mendatang,” ujar Sanchi.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor Unhas didampingi Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian, Prof. Ir. Suharman Hamzah, ST., MT., Ph.D., HSE., serta sejumlah anggota IKAMA Sulsel.

SulawesiPos.com – Konsul Jenderal (Konjen) Australia yang baru untuk Makassar, Sanchi Davis, melakukan kunjungan perdana ke Universitas Hasanuddin (Unhas), Jumat (28/8/2026).

Pertemuan dengan Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., tersebut membahas peluang memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, riset, dan jejaring akademik Indonesia-Australia.

Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, itu menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus perkenalan resmi Sanchi Davis setelah mulai bertugas sebagai Konjen Australia di Makassar.

Rektor Unhas mengatakan hubungan akademik Unhas dengan berbagai perguruan tinggi dan mitra di Australia telah terjalin melalui sejumlah kerja sama strategis.

Salah satunya melalui Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR), yang mempertemukan akademisi, peneliti, pemerintah, dan pemangku kepentingan dari kedua negara dalam pengembangan riset kolaboratif.

Menurut Prof JJ, posisi Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi utama di kawasan Indonesia Timur membuka peluang untuk memperluas kolaborasi Australia-Indonesia, khususnya dalam riset dan pembangunan kawasan.

BACA JUGA:  Struktur Pimpinan Baru Unhas, Prof JJ Lantik Lima Wakil Rektor Periode 2026-2030

“Unhas memiliki posisi strategis sebagai hub kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dan Australia, khususnya dalam memperluas kerja sama di kawasan Indonesia Timur,” jelasnya.

Peran Alumni Jadi Penguat Jejaring

Selain kerja sama kelembagaan, pertemuan tersebut turut menyoroti peran alumni yang pernah menempuh pendidikan di Australia.

Para alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang dinilai dapat menjadi penghubung dalam memperkuat jejaring Indonesia-Australia.

Pembahasan juga mencakup keberadaan Ikatan Alumni Australia (IKAMA) Sulsel yang beranggotakan alumni dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.

Jejaring tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan alumni, perguruan tinggi, dan mitra Australia dalam berbagai program kolaborasi.

“IKAMA hadir untuk membantu membangun kolaborasi dan memperluas jejaring. Sebagian besar keluarga IKAMA berasal dari Unhas, tetapi ada juga alumni dari perguruan tinggi lain,” tambahnya.

Sementara itu, Sanchi Davis mengapresiasi kesempatan untuk berkunjung ke Unhas.

Ia mengatakan kunjungan tersebut memberinya gambaran mengenai hubungan akademik yang selama ini telah terbangun antara Unhas dan Australia, termasuk jejaring alumni Unhas yang melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi Australia.

BACA JUGA:  Siapa Prof Niswar, Peraih Suguru Yamaguchi Memorial Award 2026 yang Ahli Rekayasa Internet

Sebagai Konjen Australia yang baru bertugas di Makassar, Sanchi berharap hubungan tersebut dapat terus berkembang melalui kerja sama baru.

“Saya berharap dapat membangun hubungan yang kuat dengan Unhas dan mengembangkan lebih banyak peluang kolaborasi di masa mendatang,” ujar Sanchi.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor Unhas didampingi Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian, Prof. Ir. Suharman Hamzah, ST., MT., Ph.D., HSE., serta sejumlah anggota IKAMA Sulsel.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru