SulawesiPos.com – Rekaman kamera pengawas atau CCTV menjadi petunjuk penting bagi polisi dalam mengungkap pencurian dua handphone (HP) di sebuah rumah warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Dari penyelidikan tersebut, polisi menangkap seorang pemuda berinisial IKB (25), sementara seorang terduga pelaku lainnya masih diburu.
Kasus ini bermula dari hilangnya dua HP milik anak korban di rumahnya di Jalan Pisang, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale, Maros. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) ketika penghuni rumah sedang tidur.
Kecurigaan keluarga mengarah pada aksi pencurian setelah anak korban selesai bermain dan tidak menemukan HP miliknya.
Pemeriksaan terhadap rekaman CCTV di sekitar rumah kemudian memperlihatkan seseorang masuk ke dalam rumah dan mengambil barang tersebut.
“Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil handphone tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Maros AKP Ridwan, Minggu (23/8/2026).
Polisi Tangkap IKB di Mandai
Petunjuk dari rekaman CCTV ditindaklanjuti Tim URC Jatanras Polres Maros dengan melakukan penyelidikan terhadap identitas pelaku.
Hasilnya, polisi mengarah kepada IKB yang kemudian diamankan di rumahnya di Perumahan Tamarampu, Kecamatan Mandai, Sabtu (22/8/2026).
Dalam pemeriksaan awal, IKB mengakui keterlibatannya dalam pencurian tersebut. Ia juga menyebut aksi itu dilakukan bersama seorang rekannya berinisial R.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang saat menangkap IKB, yakni satu unit HP Redmi warna hitam, sepeda motor, dan jaket sweater warna hitam.
“Terduga pelaku mengakui telah mengambil handphone milik korban bersama rekannya,” ungkap Ridwan.
Menurut keterangan polisi, kedua pelaku diduga memanfaatkan situasi ketika penghuni rumah sedang tertidur.
Salah satu dari mereka kemudian masuk dan mengambil dua HP yang berada di sekitar tempat korban tidur.
“Pelaku masuk ke rumah korban saat korban sedang tidur. Kemudian mengambil dua handphone milik anak korban yang disimpan di sekitar tempat korban tidur,” ujar Ridwan.
Selain memburu R, petugas juga masih berupaya menemukan satu unit HP milik korban yang hingga kini belum diamankan.
“Untuk satu orang rekan pelaku masih dalam pencarian dan satu unit handphone milik korban juga masih kami lakukan pencarian,” pungkas Ridwan.
Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap peran masing-masing pelaku sekaligus menelusuri keberadaan barang korban yang belum ditemukan.


