Baksos IDI di Cenrana, Ratusan Warga Antusias Ikut Pemeriksaan Gratis

Karena itu, kolaborasi dengan organisasi profesi dinilai penting dalam menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan apresiasi kepada IDI Cabang Bone yang telah menghadirkan puluhan dokter umum dan dokter spesialis untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi program tahunan.

“23 spesialis dan kurang lebih 70 dokter umum. Ini program yang perlu kita dukung. Oleh karena itu, kami berharap ke depan menjadi program tahunan,” ujar Andi Akmal.

Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk mengalokasikan anggaran guna mendukung pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan, terutama di wilayah yang jauh dan sulit dijangkau seperti Cenrana, Bontocani, dan Tellu Limpoe.

Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar sekaligus fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA:  IKA Unhas Gelar Baksos untuk Dhuafa, Anak Yatim, dan Anak Berkebutuhan Khusus

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan, termasuk mendorong pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini agar pemerintah memiliki gambaran mengenai pola penyakit di setiap wilayah sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penganggaran.

Selain penguatan pelayanan, Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin juga menyoroti pentingnya peningkatan perhatian terhadap tenaga kesehatan, termasuk dokter yang bersedia mengabdi di wilayah terpencil.

Ia mendorong adanya kebijakan yang dapat memberikan apresiasi dan insentif yang lebih baik bagi dokter serta dokter spesialis yang bertugas di daerah.

Menutup sambutannya, Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan dengan penuh ketulusan dan tidak membeda-bedakan masyarakat.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, IDI, rumah sakit, puskesmas, dan seluruh stakeholder kesehatan terus diperkuat demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang merata, berkeadilan, dan mudah diakses seluruh masyarakat Kabupaten Bone. (kar)

Karena itu, kolaborasi dengan organisasi profesi dinilai penting dalam menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan apresiasi kepada IDI Cabang Bone yang telah menghadirkan puluhan dokter umum dan dokter spesialis untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi program tahunan.

“23 spesialis dan kurang lebih 70 dokter umum. Ini program yang perlu kita dukung. Oleh karena itu, kami berharap ke depan menjadi program tahunan,” ujar Andi Akmal.

Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk mengalokasikan anggaran guna mendukung pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan, terutama di wilayah yang jauh dan sulit dijangkau seperti Cenrana, Bontocani, dan Tellu Limpoe.

Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar sekaligus fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA:  Simbol Bhinneka Tunggal Ika, Bupati Bone Apresiasi Baksos FORKITA

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan, termasuk mendorong pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini agar pemerintah memiliki gambaran mengenai pola penyakit di setiap wilayah sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penganggaran.

Selain penguatan pelayanan, Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin juga menyoroti pentingnya peningkatan perhatian terhadap tenaga kesehatan, termasuk dokter yang bersedia mengabdi di wilayah terpencil.

Ia mendorong adanya kebijakan yang dapat memberikan apresiasi dan insentif yang lebih baik bagi dokter serta dokter spesialis yang bertugas di daerah.

Menutup sambutannya, Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan dengan penuh ketulusan dan tidak membeda-bedakan masyarakat.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, IDI, rumah sakit, puskesmas, dan seluruh stakeholder kesehatan terus diperkuat demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang merata, berkeadilan, dan mudah diakses seluruh masyarakat Kabupaten Bone. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru