Kampung Tertib Lalu Lintas Bone Jadi Percontohan, Polda Sulsel Turun Evaluasi  

SulawesiPos.com, Bone – Upaya membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Bone terus diperkuat.

Kampung Tertib Lalu Lintas Polres Bone yang berada di Perumahan Puri Graha Permai, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, mendapat kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel, Kamis sore (20/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memastikan program Kampung Tertib Lalu Lintas tidak sekadar menjadi simbol, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Tim Monev Ditlantas Polda Sulsel dipimpin Kompol Fitriawan dan diterima langsung oleh Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama, bersama personel Satlantas, PT Jasa Raharja Watampone, Dinas Perhubungan, serta Lurah Macanang.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap berbagai sarana dan prasarana yang tersedia di kawasan Kampung Tertib Lalu Lintas.

Evaluasi juga dilakukan untuk melihat sejauh mana program tersebut telah diimplementasikan di tengah masyarakat.

Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengatakan, monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan.

BACA JUGA:  Dugaan Kekerasan Warnai Kematian Anggota Muda Polri di Asrama, Propam Polda Sulsel Turun Tangan

“Monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana implementasi program Kampung Tertib Lalu Lintas berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, keberadaan Kampung Tertib Lalu Lintas merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas dari lingkungan masyarakat.

Program tersebut dilakukan melalui edukasi, pembinaan, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Melalui edukasi, pembinaan, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelas Riyanda.

Ia berharap keberadaan Kampung Tertib Lalu Lintas dapat menjadi contoh bagi lingkungan lainnya di Kabupaten Bone.

Tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk disiplin dan mengutamakan keselamatan ketika berada di jalan raya.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Pengantar Siswa di Makassar Diingatkan Pakai Helm, ETLE Ikut Disorot

“Diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas serta mewujudkan lingkungan yang tertib, aman, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya.

Kampung Tertib Lalu Lintas bukan sekadar kawasan dengan rambu dan fasilitas lalu lintas, tetapi menjadi ruang untuk menanamkan budaya keselamatan sejak dari lingkungan tempat tinggal.

Dengan kesadaran bersama, tertib berlalu lintas diharapkan menjadi kebiasaan, bukan sekadar aturan. kar

SulawesiPos.com, Bone – Upaya membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Bone terus diperkuat.

Kampung Tertib Lalu Lintas Polres Bone yang berada di Perumahan Puri Graha Permai, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, mendapat kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel, Kamis sore (20/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memastikan program Kampung Tertib Lalu Lintas tidak sekadar menjadi simbol, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Tim Monev Ditlantas Polda Sulsel dipimpin Kompol Fitriawan dan diterima langsung oleh Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama, bersama personel Satlantas, PT Jasa Raharja Watampone, Dinas Perhubungan, serta Lurah Macanang.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap berbagai sarana dan prasarana yang tersedia di kawasan Kampung Tertib Lalu Lintas.

Evaluasi juga dilakukan untuk melihat sejauh mana program tersebut telah diimplementasikan di tengah masyarakat.

Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengatakan, monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan.

BACA JUGA:  Dugaan Kekerasan Warnai Kematian Anggota Muda Polri di Asrama, Propam Polda Sulsel Turun Tangan

“Monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana implementasi program Kampung Tertib Lalu Lintas berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, keberadaan Kampung Tertib Lalu Lintas merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas dari lingkungan masyarakat.

Program tersebut dilakukan melalui edukasi, pembinaan, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Melalui edukasi, pembinaan, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelas Riyanda.

Ia berharap keberadaan Kampung Tertib Lalu Lintas dapat menjadi contoh bagi lingkungan lainnya di Kabupaten Bone.

Tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk disiplin dan mengutamakan keselamatan ketika berada di jalan raya.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Polisi Hentikan Kasus Dugaan Pelecehan Rektor Nonaktif UNM, Pelapor Tak Menyerah

“Diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas serta mewujudkan lingkungan yang tertib, aman, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya.

Kampung Tertib Lalu Lintas bukan sekadar kawasan dengan rambu dan fasilitas lalu lintas, tetapi menjadi ruang untuk menanamkan budaya keselamatan sejak dari lingkungan tempat tinggal.

Dengan kesadaran bersama, tertib berlalu lintas diharapkan menjadi kebiasaan, bukan sekadar aturan. kar

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru