SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Jatuh dari KMN Maria Nusa di Selayar

SulawesiPos.com – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Patikkai (60), warga yang dilaporkan jatuh dari KMN Maria Nusa di perairan sekitar Pulau Pasitallu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu (19/8/2026).

Penyisiran difokuskan di sekitar perairan Pulau Jampea sesuai rencana operasi pencarian dan pertolongan yang telah disusun.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar pada Selasa (18/8/2026) pukul 16.35 Wita dari Yusuf dari BPBD Bulukumba. Dalam laporan tersebut, korban disebut terjatuh dari kapal sekitar pukul 10.00 Wita pada hari yang sama.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian untuk mengoptimalkan peluang menemukan korban.

“Hari ini Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap korban di sekitar perairan Pulau Jampea sesuai dengan rencana operasi yang telah ditentukan. Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia untuk menemukan korban,” ujar Arif.

BACA JUGA:  Tim SAR Temukan Satu Jenazah Korban yang Terseret Arus Sungai Kalimborang, Korban Lain Masih Dicari

Titik awal kejadian dilaporkan berada pada koordinat 07°06.156′ LS dan 121°13.990′ BT. Lokasi itu berjarak sekitar 73 nautical mile dari Pos SAR Selayar.

Penyisiran lanjutan dilakukan di sekitar koordinat 07°09’00.09″ LS dan 120°44’22.63” BT. Unsur yang terlibat dalam operasi ini terdiri atas tujuh personel Pos SAR Selayar, empat personel TNI AL, serta masyarakat setempat.

Fokus Operasi di Perairan Jampea

Arif menyebut pencarian akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan perkembangan situasi di lokasi operasi.

“Kami mengimbau seluruh unsur yang berada di sekitar wilayah pencarian, termasuk masyarakat dan pengguna transportasi laut, agar turut memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Setiap informasi sangat berarti bagi upaya pencarian,” tutupnya.

SulawesiPos.com – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Patikkai (60), warga yang dilaporkan jatuh dari KMN Maria Nusa di perairan sekitar Pulau Pasitallu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu (19/8/2026).

Penyisiran difokuskan di sekitar perairan Pulau Jampea sesuai rencana operasi pencarian dan pertolongan yang telah disusun.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar pada Selasa (18/8/2026) pukul 16.35 Wita dari Yusuf dari BPBD Bulukumba. Dalam laporan tersebut, korban disebut terjatuh dari kapal sekitar pukul 10.00 Wita pada hari yang sama.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian untuk mengoptimalkan peluang menemukan korban.

“Hari ini Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap korban di sekitar perairan Pulau Jampea sesuai dengan rencana operasi yang telah ditentukan. Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia untuk menemukan korban,” ujar Arif.

BACA JUGA:  Kokain 25,44 Kg Ditemukan di Perairan Selayar, Polisi Selidiki Dugaan Penyelundupan Jalur Laut

Titik awal kejadian dilaporkan berada pada koordinat 07°06.156′ LS dan 121°13.990′ BT. Lokasi itu berjarak sekitar 73 nautical mile dari Pos SAR Selayar.

Penyisiran lanjutan dilakukan di sekitar koordinat 07°09’00.09″ LS dan 120°44’22.63” BT. Unsur yang terlibat dalam operasi ini terdiri atas tujuh personel Pos SAR Selayar, empat personel TNI AL, serta masyarakat setempat.

Fokus Operasi di Perairan Jampea

Arif menyebut pencarian akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan perkembangan situasi di lokasi operasi.

“Kami mengimbau seluruh unsur yang berada di sekitar wilayah pencarian, termasuk masyarakat dan pengguna transportasi laut, agar turut memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Setiap informasi sangat berarti bagi upaya pencarian,” tutupnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru