Namanya kini masuk dalam jajaran Dewan Komisaris MIND ID.
Perusahaan tersebut merupakan holding industri pertambangan Indonesia yang menaungi sejumlah perusahaan strategis di sektor mineral dan pertambangan.
Peran baru ini sekaligus memperlihatkan pergeseran kiprah Fadil dari institusi penegak hukum menuju lingkungan korporasi milik negara.
Pengalaman panjang dalam memimpin organisasi besar menjadi salah satu bekal yang dibawanya ketika memasuki posisi baru tersebut.
Tetap Aktif di Dunia Bulutangkis
Selain dipercaya sebagai komisaris MIND ID, Fadil Imran juga masih memiliki peran penting di dunia olahraga nasional.
Dalam Musyawarah Nasional PBSI 2024 di Surabaya, Fadil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) untuk periode 2024-2028.
Dengan demikian, setelah purnatugas dari Polri, aktivitas Fadil tetap berada di sejumlah ruang strategis, mulai dari sektor BUMN hingga organisasi olahraga nasional.
Bagi sosok yang berasal dari Gowa tersebut, berakhirnya masa dinas di Polri menjadi awal perjalanan baru.
Pengalaman lebih dari 30 tahun di Korps Bhayangkara kini dibawa ke lingkungan yang berbeda, dengan tanggung jawab sebagai komisaris perusahaan strategis milik negara sekaligus pimpinan organisasi bulutangkis Indonesia.

