Benda mencurigakan mirip rudal ditemukan nelayan di perairan Tanakeke, Takalar. TNI AL dan Polri mengevakuasi objek tersebut ke Makassar untuk diteliti.
Komnas HAM memeriksa Polda Metro Jaya terkait kasus air keras terhadap aktivis KontraS. Empat terduga pelaku dari BAIS TNI telah diamankan, sementara dugaan keterlibatan sipil masih didalami.
Tim advokasi mendesak polisi segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dalam waktu 7 hari, serta mengusut aktor intelektual di balik serangan.
Komisi III DPR RI menggelar rapat khusus untuk membahas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia (HAM) Andrie Yunus, yang juga merupakan pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
Polri berjanji mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus menggunakan metode scientific crime investigation. Polisi kini menganalisis saksi dan rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.
Komisi III DPR akan melakukan sosialisasi KUHP dan KUHAP baru ke seluruh Polda setelah Lebaran 2026 agar aparat kepolisian memahami perubahan prinsip hukum pidana.
Polri memastikan pendampingan bagi keluarga Arianto Tawakal di Kota Tual, sementara Bripda Mesias Siahaya dipecat dan terancam 15 tahun penjara dalam kasus dugaan kekerasan yang menewaskan pelajar tersebut.
Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Anis Hidayah menegaskan bahwa sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Bripda Mesias Viktor Siahaya (MS) belum cukup untuk memenuhi rasa keadilan.