SulawesiPos.com – Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan mematangkan pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI yang akan berlangsung pada 14–16 Agustus 2026.
Forum tersebut menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus menentukan Ketua PW Fatayat NU Sulsel untuk periode berikutnya.
Konferwil XVI mengusung tema “Bersama Bergerak, Berkarya untuk Perempuan NU Sulawesi Selatan yang Berdaya.”
Selain menjadi forum permusyawaratan organisasi, agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat keberlanjutan kaderisasi dan gerakan pemberdayaan perempuan NU di Sulsel.
Ketua Panitia Konferwil XVI Fatayat NU Sulsel, Nurlira Goncing, mengatakan persiapan terus dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai ketentuan organisasi.
Menurutnya, panitia masih melakukan pematangan dari sisi teknis maupun substansi, termasuk koordinasi terkait peserta, agenda persidangan, hingga mekanisme pemilihan ketua.
“Persiapan terus kami matangkan agar seluruh rangkaian Konferwil XVI dapat berjalan dengan baik,” kata Nurlira.
Regenerasi untuk Perkuat Organisasi
Ketua PW Fatayat NU Sulsel, Nurul Ulfah Mutthalib menilai pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang perlu dijalankan secara sehat dan tetap menjaga kebersamaan.
Konferwil nantinya menjadi ruang bagi kader untuk menentukan sosok yang akan menerima amanah memimpin organisasi pada periode selanjutnya.
“Konferwil adalah momentum penting bagi Fatayat NU Sulawesi Selatan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujar Nurul Ulfah.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses persidangan dan pemilihan dengan mengutamakan kepentingan organisasi serta menjaga soliditas kader.
Menurut Nurul Ulfah, kepemimpinan baru diharapkan mampu meneruskan program organisasi sekaligus memperkuat peran Fatayat NU dalam pemberdayaan perempuan, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tema Konferwil XVI juga diharapkan menjadi pijakan bagi kepengurusan mendatang untuk membangun organisasi yang semakin adaptif dan memberikan manfaat lebih luas.
Dengan persiapan yang terus berjalan, PW Fatayat NU Sulsel menargetkan seluruh tahapan Konferwil berlangsung tertib, demokratis, dan dalam suasana persaudaraan.

