SulawesiPos.com – Chat terakhir Wawan Sudirman kepada istrinya, Nurhaliza, ikut menjadi sorotan setelah perantau asal Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, itu tewas diduga dikeroyok massa di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Sabtu malam, 25 Juli 2026.
Percakapan itu diungkap keluarga saat jenazah korban dipulangkan ke kampung halamannya.
Keluarga menyebut Wawan sudah hampir tujuh bulan tidak bertemu istrinya karena bekerja di Morowali.
Dalam percakapan WhatsApp sebelum kejadian, ia disebut mengaku rindu dan ingin segera pulang.
“Kondisi (istri) saat ini masih syok atas kejadian yang terjadi secara tiba-tiba,” ungkap Tina dikutip dari Beritasatu.com, Selasa (28/7/2026).
Menurut keterangan keluarga, Wawan dan Nurhaliza telah membina rumah tangga selama enam tahun.
Meski tinggal berjauhan karena pekerjaan, keduanya disebut tetap rutin berkomunikasi.
Dikenal sebagai Tulang Punggung Keluarga
Di kampung halamannya, Wawan dikenal sebagai sosok yang pendiam dan menjadi penopang keluarga setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.
Kepala Desa Kompang, Ansar, mengatakan korban merupakan anak kedua dari lima bersaudara.
“Dia anak kedua dari 5 bersaudara. Dia tulang punggung keluarga, karena dia biayai semua adik-adiknya,” sebut Ansar dikutip dari detikSulsel, Senin (27/7/2026).
Ansar juga mengatakan keluarga terkejut ketika mendapat kabar Wawan diduga terlibat kasus pencurian sepeda motor di Morowali.
Menurut dia, selama berada di Sinjai, korban tidak pernah tercatat bermasalah dengan kepolisian.
“Kalau dia di Sinjai sejak anak-anak tidak ada sama sekali gesekan dengan temannya, apalagi bermasalah dengan kepolisian. Yang saya tahu tidak pernah memiliki catatan kriminal selama di Sinjai,” bebernya.
Jenazah Wawan tiba di Desa Kompang pada Senin pagi, 27 Juli 2026, lalu dimakamkan di dekat makam orang tuanya.
Keluarga hingga kini masih berembuk untuk menentukan langkah hukum lanjutan.
Polisi Masih Usut Dugaan Pengeroyokan
Peristiwa yang menewaskan Wawan terjadi di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.
Berdasarkan informasi awal yang beredar, korban diduga dituduh mencoba mencuri sepeda motor di sekitar sebuah minimarket sebelum akhirnya dikeroyok massa.
Polisi masih mendalami dua sisi perkara sekaligus, yakni dugaan pencurian yang dituduhkan kepada korban dan aksi pengeroyokan yang menyebabkan ia meninggal dunia.
Polres Morowali juga melaporkan telah mengantongi identitas sejumlah pelaku pengeroyokan.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pencurian tersebut, sekaligus mengusut dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Kabag Ops Polres Morowali AKP Rustang kepada wartawan, Minggu (26/7/2026).
Sampai Selasa, 28 Juli 2026, kepolisian belum mengumumkan hasil akhir penyelidikan terkait dugaan pencurian maupun peran masing-masing pelaku dalam aksi main hakim sendiri tersebut.

