Pemkab Bulukumba Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 untuk Gerakkan UMKM Lokal

SulawesiPos.com – Pemkab Bulukumba menyiapkan nonton bareng Piala Dunia 2026 di Lapangan Pemuda sebagai ruang hiburan publik sekaligus penggerak UMKM lokal. Kegiatan itu diarahkan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan ditargetkan mulai terlaksana paling lambat pada babak semifinal hingga final.

Rencana nobar tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia 2026.

Pemerintah daerah diminta menyiapkan lokasi strategis agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan bersama secara tertib.

Selain menyediakan ruang berkumpul warga, kegiatan ini juga dirancang untuk memberi dampak ekonomi.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah akan dilibatkan agar produk kuliner dan jajanan lokal mendapat ruang pemasaran selama kegiatan berlangsung.

Nobar Disiapkan di Lapangan Pemuda

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengarahkan aparatur sipil negara Pemkab Bulukumba untuk menyiapkan pelaksanaan nobar di Lapangan Pemuda.

Lokasi tersebut diproyeksikan menjadi titik berkumpul warga saat fase akhir Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:  Messi Hattrick, Argentina Menang 3-0 atas Aljazair dan Samai Rekor Gol Piala Dunia Klose

Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Bulukumba, Andi Ayatullah, mengatakan arahan itu merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat. Pemkab akan menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan ketentuan yang berlaku.

“Arahan itu merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri,” kata Andi Ayatullah, Kamis (18/6/2026).

Pemkab Bulukumba juga akan berkoordinasi dengan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia.

Koordinasi itu dilakukan agar kegiatan nobar berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hak siar.

Selain itu, pemerintah daerah perlu berkoordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait.

Langkah tersebut penting untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum.

UMKM Diberi Ruang Jualan Produk Lokal

Konsep nobar yang disiapkan Pemkab Bulukumba tidak hanya berfokus pada penyediaan layar lebar.

Pemerintah ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang interaksi masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Pelaku UMKM akan diberi ruang untuk menjual produk kuliner dan jajanan lokal di sekitar lokasi kegiatan.

BACA JUGA:  Gennaro Gattuso Kantongi 50 Nama untuk Timnas Italia Jelang Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026

Hiburan musik juga disiapkan untuk menambah suasana semarak selama nobar berlangsung.

Kebijakan ini sejalan dengan dorongan pemerintah pusat agar momentum Piala Dunia dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di ruang publik.

Setiap daerah didorong menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga berdampak pada masyarakat.

SulawesiPos.com – Pemkab Bulukumba menyiapkan nonton bareng Piala Dunia 2026 di Lapangan Pemuda sebagai ruang hiburan publik sekaligus penggerak UMKM lokal. Kegiatan itu diarahkan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan ditargetkan mulai terlaksana paling lambat pada babak semifinal hingga final.

Rencana nobar tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia 2026.

Pemerintah daerah diminta menyiapkan lokasi strategis agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan bersama secara tertib.

Selain menyediakan ruang berkumpul warga, kegiatan ini juga dirancang untuk memberi dampak ekonomi.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah akan dilibatkan agar produk kuliner dan jajanan lokal mendapat ruang pemasaran selama kegiatan berlangsung.

Nobar Disiapkan di Lapangan Pemuda

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengarahkan aparatur sipil negara Pemkab Bulukumba untuk menyiapkan pelaksanaan nobar di Lapangan Pemuda.

Lokasi tersebut diproyeksikan menjadi titik berkumpul warga saat fase akhir Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:  Bukan Lawan di Lapangan, Timnas Jerman Kini Harus Waspadai Ular Berbisa di Markas Mereka

Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Bulukumba, Andi Ayatullah, mengatakan arahan itu merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat. Pemkab akan menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan ketentuan yang berlaku.

“Arahan itu merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri,” kata Andi Ayatullah, Kamis (18/6/2026).

Pemkab Bulukumba juga akan berkoordinasi dengan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia.

Koordinasi itu dilakukan agar kegiatan nobar berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hak siar.

Selain itu, pemerintah daerah perlu berkoordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait.

Langkah tersebut penting untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum.

UMKM Diberi Ruang Jualan Produk Lokal

Konsep nobar yang disiapkan Pemkab Bulukumba tidak hanya berfokus pada penyediaan layar lebar.

Pemerintah ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang interaksi masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Pelaku UMKM akan diberi ruang untuk menjual produk kuliner dan jajanan lokal di sekitar lokasi kegiatan.

BACA JUGA:  Cody Gakpo Cetak Dua Gol Penalti, Belanda Menang Dramatis 2-1 atas Uzbekistan

Hiburan musik juga disiapkan untuk menambah suasana semarak selama nobar berlangsung.

Kebijakan ini sejalan dengan dorongan pemerintah pusat agar momentum Piala Dunia dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di ruang publik.

Setiap daerah didorong menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga berdampak pada masyarakat.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru