SulawesiPos.com — Fakta baru terungkap dalam kasus hilangnya seorang nelayan di perairan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.
Kondisi perahu korban saat ditemukan memunculkan dugaan kuat adanya benturan keras sebelum insiden terjadi.
Tim SAR gabungan menemukan perahu dalam posisi terbalik di tengah laut. Tidak hanya itu, mesin perahu dilaporkan terlepas dari badan perahu, sementara dudukan mesin dalam kondisi pecah.
Temuan tersebut dinilai tidak lazim dan mengindikasikan adanya insiden keras.
Berdasarkan analisa awal di lapangan, terdapat kemungkinan perahu melaju dalam kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali.
Selain itu, tidak menutup kemungkinan terjadi benturan dari arah belakang yang menyebabkan kerusakan parah pada bagian mesin.
“Melihat kondisi perahu yang terbalik serta mesin yang terpisah dengan dudukan yang pecah, ada indikasi kuat terjadi benturan atau tekanan besar sebelum kejadian,” ungkap salah satu anggota tim SAR di lokasi, Syahruddih Achmad.SE, Jumat (1/5/2026).

Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Tim gabungan masih fokus melakukan pencarian terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan.
Operasi pencarian terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas dan nelayan setempat.
Selain menyisir permukaan laut, tim juga melakukan penyelaman di titik-titik yang dicurigai.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban masih terus berlangsung. Dugaan penyebab kecelakaan akan didalami lebih lanjut setelah proses pencarian selesai. (kar)

