Misteri Perahu Terbalik di Pallette: Perahu Terbalik, Dudukan Mesin Pecah, Diduga Tabrakan dari Belakang

SulawesiPos.com — Fakta baru terungkap dalam kasus hilangnya seorang nelayan di perairan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

Kondisi perahu korban saat ditemukan memunculkan dugaan kuat adanya benturan keras sebelum insiden terjadi.

Tim SAR gabungan menemukan perahu dalam posisi terbalik di tengah laut. Tidak hanya itu, mesin perahu dilaporkan terlepas dari badan perahu, sementara dudukan mesin dalam kondisi pecah.

Temuan tersebut dinilai tidak lazim dan mengindikasikan adanya insiden keras.

Berdasarkan analisa awal di lapangan, terdapat kemungkinan perahu melaju dalam kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan terjadi benturan dari arah belakang yang menyebabkan kerusakan parah pada bagian mesin.

“Melihat kondisi perahu yang terbalik serta mesin yang terpisah dengan dudukan yang pecah, ada indikasi kuat terjadi benturan atau tekanan besar sebelum kejadian,” ungkap salah satu anggota tim SAR di lokasi, Syahruddih Achmad.SE, Jumat (1/5/2026).

Hari ketiga pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone
Hari ketiga pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Jumat (1/5/2026).

Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA: 
Evakuasi Korban ATR 42-500 di Bulusaraung Tertunda karena Medan Ekstrem dan Kabut Tebal

Tim gabungan masih fokus melakukan pencarian terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan.

Operasi pencarian terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas dan nelayan setempat.

Selain menyisir permukaan laut, tim juga melakukan penyelaman di titik-titik yang dicurigai.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban masih terus berlangsung. Dugaan penyebab kecelakaan akan didalami lebih lanjut setelah proses pencarian selesai. (kar)

SulawesiPos.com — Fakta baru terungkap dalam kasus hilangnya seorang nelayan di perairan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

Kondisi perahu korban saat ditemukan memunculkan dugaan kuat adanya benturan keras sebelum insiden terjadi.

Tim SAR gabungan menemukan perahu dalam posisi terbalik di tengah laut. Tidak hanya itu, mesin perahu dilaporkan terlepas dari badan perahu, sementara dudukan mesin dalam kondisi pecah.

Temuan tersebut dinilai tidak lazim dan mengindikasikan adanya insiden keras.

Berdasarkan analisa awal di lapangan, terdapat kemungkinan perahu melaju dalam kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan terjadi benturan dari arah belakang yang menyebabkan kerusakan parah pada bagian mesin.

“Melihat kondisi perahu yang terbalik serta mesin yang terpisah dengan dudukan yang pecah, ada indikasi kuat terjadi benturan atau tekanan besar sebelum kejadian,” ungkap salah satu anggota tim SAR di lokasi, Syahruddih Achmad.SE, Jumat (1/5/2026).

Hari ketiga pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone
Hari ketiga pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Jumat (1/5/2026).

Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA: 
Pencarian Pria Hilang di Waduk Nipa-Nipa Masih Berlangsung, Tim SAR Perluas Area Penyisiran

Tim gabungan masih fokus melakukan pencarian terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan.

Operasi pencarian terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas dan nelayan setempat.

Selain menyisir permukaan laut, tim juga melakukan penyelaman di titik-titik yang dicurigai.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban masih terus berlangsung. Dugaan penyebab kecelakaan akan didalami lebih lanjut setelah proses pencarian selesai. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru