SulawesiPos.com – Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa hingga ke pelosok Kabupaten Bone. Di Dusun Sulilie, Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, warga ramai-ramai menghiasi lingkungan mereka dengan bendera negara peserta Piala Dunia yang menjadi tim favorit masing-masing.
Pantauan sulawesipos.com, Selasa (16/6/2026), Sepanjang jalan kampung, berbagai bendera negara tampak berkibar di depan rumah warga. Mulai dari Argentina, Brasil, Jerman, Prancis, hingga Spanyol, menciptakan suasana layaknya “kampung Piala Dunia” yang menarik perhatian pengguna jalan.
Tradisi memasang bendera negara jagoan ini menjadi bentuk antusiasme masyarakat menyambut pesta sepak bola terbesar di dunia.
Menurut warga setempat, Darwis, pemasangan bendera tidak hanya menjadi simbol dukungan kepada tim kesayangan, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.
Meski berbeda pilihan tim, suasana kampung tetap penuh keakraban dan semangat sportivitas.
“Setiap rumah punya negara jagoan masing-masing. Ada yang dukung Argentina, Brasil, Jerman, bahkan negara-negara lain. Justru karena berbeda pilihan, suasananya jadi lebih meriah,” ujarnya.
Menjelang pertandingan-pertandingan besar, warga juga menggelar nonton bareng untuk menyaksikan laga tim favorit mereka.
Aktivitas tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Keberadaan ratusan bendera yang berkibar membuat Sulilie tampil berbeda dari biasanya. Warna-warni bendera yang menghiasi jalan kampung menghadirkan nuansa internasional dan menjadi spot menarik bagi warga yang melintas.
Dengan semangat sepak bola yang begitu tinggi, Sulilie Ajangale kini layak disebut sebagai salah satu “Kampung Piala Dunia” di Bone, tempat di mana euforia turnamen sepak bola terbesar di dunia dirayakan hingga ke tingkat kampung. (kar)


