Kenal Lebih Dekat Sila Haholongan Pulungan, Kajati Baru Sulawesi Selatan

SulawesiPos.com – Rotasi besar kembali terjadi di tubuh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Dari sejumlah posisi yang mengalami perombakan, salah satunya adalah pimpinan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Nama Sila Haholongan Pulungan kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan.

Ia menggantikan Didik Farkhan Alisyahdi, yang mendapat tugas baru di tingkat pusat sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)

Penunjukan ini merupakan bagian dari kebijakan mutasi dan promosi yang tertuang dalam keputusan resmi Jaksa Agung tanggal 13 April 2026.

Dalam rotasi tersebut, puluhan pejabat di lingkungan kejaksaan turut mengalami pergeseran jabatan.

Sila bukan sosok baru di dunia kejaksaan. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara ini dikenal memiliki pengalaman panjang di berbagai posisi strategis, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sulsel, ia menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.

Di level pusat, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Direktur Pertimbangan Hukum pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

BACA JUGA: 
Kasus Korupsi Bahtiar Baharuddin, Anggaran Bibit Nanas Rp 60 Miliar yang Digunakan Hanya Rp 4,5 Miliar Sisanya ke Mana

Ia juga pernah bertugas di Kejari Jakarta Selatan sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus.

Sila pernah bertugas sebagai Atase Kejaksaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok, Thailand, posisi yang memperlihatkan kiprahnya dalam ranah internasional.

Di tingkat daerah, ia menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, hingga menangani berbagai posisi di bidang pidana umum.

Penanganan bidang pidana umum ia lakukan ketika menjabat Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumsel dan Direktur di Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung.

Dengan latar belakang pendidikan doktor hukum yang diraih dari Universitas Diponegoro pada Januari 2025 lalu, Sila dinilai memiliki kapasitas kuat dalam menangani berbagai persoalan hukum.

SulawesiPos.com – Rotasi besar kembali terjadi di tubuh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Dari sejumlah posisi yang mengalami perombakan, salah satunya adalah pimpinan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Nama Sila Haholongan Pulungan kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan.

Ia menggantikan Didik Farkhan Alisyahdi, yang mendapat tugas baru di tingkat pusat sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)

Penunjukan ini merupakan bagian dari kebijakan mutasi dan promosi yang tertuang dalam keputusan resmi Jaksa Agung tanggal 13 April 2026.

Dalam rotasi tersebut, puluhan pejabat di lingkungan kejaksaan turut mengalami pergeseran jabatan.

Sila bukan sosok baru di dunia kejaksaan. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara ini dikenal memiliki pengalaman panjang di berbagai posisi strategis, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sulsel, ia menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.

Di level pusat, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Direktur Pertimbangan Hukum pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

BACA JUGA: 
Mutasi Besar Kejaksaan RI April 2026: Kajati Sulsel Diganti, Sejumlah Kajari Ikut Bergeser

Ia juga pernah bertugas di Kejari Jakarta Selatan sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus.

Sila pernah bertugas sebagai Atase Kejaksaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok, Thailand, posisi yang memperlihatkan kiprahnya dalam ranah internasional.

Di tingkat daerah, ia menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, hingga menangani berbagai posisi di bidang pidana umum.

Penanganan bidang pidana umum ia lakukan ketika menjabat Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumsel dan Direktur di Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung.

Dengan latar belakang pendidikan doktor hukum yang diraih dari Universitas Diponegoro pada Januari 2025 lalu, Sila dinilai memiliki kapasitas kuat dalam menangani berbagai persoalan hukum.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru