SulawesiPos.com – Keberhasilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba dalam mengelola organisasi sepanjang 2025 berbuah manis dengan prestasi di penghujung tahun.
Institusi ini berhasil meraih peringkat pertama dalam Laporan Bulanan Bidang Pembinaan Tahun 2025 di tingkat Sulawesi Selatan (Sulsel).
Prestasi tersebut menjadi penanda kuat komitmen Kejari Bulukumba terhadap prinsip integritas dan akuntabilitas dalam tata kelola kelembagaan, sekaligus menjadi capaian penting di penghujung tahun.
Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba, Banu Laksmana, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penerapan efisiensi secara disiplin dan berkelanjutan.
Implementasi efisiensi itu tercermin dari tingkat penyerapan anggaran yang hampir sempurna, yakni mencapai 99,73%.
Pada saat yang sama, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) justru menunjukkan lonjakan signifikan, melampaui target hingga 319,65%.
Penegakan Hukum yang Humanis dan Strategis
Di luar capaian administrasi, Kejari Bulukumba juga menunjukkan kinerja kuat dalam penegakan hukum yang berorientasi pada substansi dan kemanfaatan.
Melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), kejaksaan berhasil memulihkan kerugian keuangan negara dengan nilai lebih dari Rp4,3 miliar sepanjang tahun 2025.
Pendekatan keadilan restoratif turut dioptimalkan sebagai bagian dari penegakan hukum yang humanis. Tercatat, sebanyak tujuh perkara diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice secara damai.
Sementara itu, Bidang Intelijen berperan aktif menjaga stabilitas daerah dengan melakukan deteksi dini serta memperkuat edukasi hukum kepada masyarakat melalui program Jaksa Masuk Sekolah.
Penyelamatan Aset dan Transparansi
Ketegasan Kejari Bulukumba juga terlihat pada kinerja Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus). Upaya penyelamatan keuangan negara dilakukan bersamaan dengan pengamanan sejumlah aset hasil sita eksekusi, mulai dari ruko hingga lahan.
Banu Laksmana menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.
“Kami tidak akan berpuas diri. Predikat terbaik di Sulsel ini adalah motivasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani di Bulukumba pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya dikutip dari JawaPos Group pada Kamis (1/1/2025). (tar)

