Menurut dia, turnamen dengan format liga berpeluang menarik pehobi padel dari luar Makassar, termasuk dari kabupaten sekitar yang belum memiliki lapangan sendiri.
“Pemain dari kabupaten biasanya datang ke Makassar untuk bermain. Dengan adanya turnamen atau liga seperti ini, tentu ada multiplier effect. Kita tidak hanya mendapatkan keuntungan dari segi olahraga, tetapi juga ada keuntungan ekonomi dan perputaran di sektor pariwisata,” pungkas Shofiyyah.

