SulawesiPos.com – Argentina kalah segala-galanya dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Meski skor akhir hanya 0-1 setelah extra time di New York New Jersey Stadium, Senin, 20 Juli 2026 dini hari Wita, data pertandingan menunjukkan jurang permainan yang lebar antara juara baru dunia itu dengan Lionel Messi dan kawan-kawan.
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 memang menjadi pembeda di papan skor. Namun sebelum momen itu datang, Spanyol sudah lebih dulu menguasai arah pertandingan melalui dominasi bola, tekanan tanpa henti, dan volume serangan yang jauh lebih besar dibanding Argentina.
Associated Press melaporkan Spanyol mendominasi pertandingan dengan permainan penguasaan bola mereka, sementara Argentina kesulitan memberi pengaruh berarti pada laga terbesar turnamen tersebut. AP juga mencatat gol Ferran lahir lewat tembakan ke-20 Spanyol, sebuah angka yang menggambarkan betapa intens tekanan La Roja sepanjang partai puncak.
Data pertandingan yang muncul selepas laga mempertegas cerita itu. Spanyol tercatat unggul 65 persen penguasaan bola, melepaskan 20 tembakan berbanding hanya dua milik Argentina, serta membukukan 12 tembakan tepat sasaran sementara Argentina nol. Dari kualitas peluang, Spanyol juga lebih unggul dengan expected goals atau xG sekitar 1,94 hingga 2,29, sedangkan Argentina hanya berada di kisaran 0,20 hingga 0,22.
Itu berarti Argentina bukan sekadar kalah hasil, tetapi juga kalah dalam kontrol laga, progres serangan, akurasi ancaman, dan efektivitas membangun peluang. Bahkan pada babak pertama, AP yang mengutip Opta menyebut total hanya ada tiga tembakan di seluruh pertandingan, dan Argentina tidak melepaskan satu pun tembakan pada 45 menit pertama.
Statistik Final Spanyol vs Argentina 2026
Jika diringkas, keunggulan Spanyol atas Argentina dalam final Piala Dunia 2026 terlihat dalam angka-angka berikut:
Penguasaan bola: Spanyol 65 persen, Argentina 35 persen
Total tembakan: Spanyol 20, Argentina 2
Tembakan tepat sasaran: Spanyol 12, Argentina 0
xG: Spanyol sekitar 1,94 sampai 2,29, Argentina sekitar 0,20 sampai 0,22
Tembakan Argentina di babak pertama: 0
Kondisi pemain: Argentina bermain dengan 10 orang pada extra time setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada akhir waktu normal
Dengan data seperti itu, Argentina praktis terus hidup di laga tersebut berkat ketangguhan Emiliano Martinez di bawah mistar. Tanpa penyelamatan beruntun dari kiper mereka, gawang Albiceleste sangat mungkin jebol jauh lebih cepat sebelum Ferran Torres akhirnya memecah kebuntuan.
AP mencatat pada akhir babak pertama extra time, saat skor masih 0-0, Spanyol sudah unggul 19 tembakan berbanding nol dan juga mendapatkan keuntungan jumlah pemain setelah Enzo Fernandez diusir wasit. Situasi itu membuat tekanan Spanyol makin berat ditahan, sampai akhirnya Ferran menyambar umpan Nico Williams dan mengunci kemenangan.
Messi Terputus, Argentina Kehabisan Jalan
Kekalahan ini juga memperlihatkan bagaimana Argentina gagal menghubungkan Lionel Messi dengan permainan depan mereka. Saat Spanyol menguasai bola lebih lama, menekan dari tengah, dan memaksa Argentina bertahan sangat dalam, Messi tidak punya cukup ruang maupun suplai bola untuk mengubah ritme laga.
Argentina baru benar-benar memberi ancaman pada fase sangat akhir, saat laga sudah berjalan jauh dan energi mereka terkuras. Dalam konteks final Piala Dunia, fakta bahwa Argentina nyaris tidak punya serangan bersih sepanjang laga menjadi penanda paling keras bahwa Spanyol memang lebih unggul hampir di semua sektor.
Karena itu, skor 1-0 di final Piala Dunia 2026 justru terasa kurang greget. Selisih golnya tipis, tetapi statistik pertandingan memperlihatkan Spanyol menang telak dalam permainan. Dari penguasaan bola hingga kualitas peluang, dari jumlah tembakan hingga akurasi ke gawang, Argentina kalah hampir dalam segala-galanya.
Data statistik pertandingan Spanyol vs Argentina:
– Skor akhir: Spanyol 1-0 Argentina
– Penguasaan bola: Spanyol 65 persen, Argentina 35 persen
– Total tembakan: Spanyol 20, Argentina 2
– Tembakan tepat sasaran: Spanyol 12, Argentina 0
– Expected goals (xG): Spanyol sekitar 1,94-2,29, Argentina sekitar 0,20-0,22
– Tembakan Argentina babak pertama: 0
– Situasi kartu: Argentina bermain dengan 10 orang pada extra time setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua
– Gol penentu: Ferran Torres menit ke-106
– Catatan tekanan laga: saat akhir babak pertama extra time, Spanyol sempat unggul 19 tembakan berbanding 0


