Bupati Bone Dorong Sistem Rujukan Pasien Lebih Cepat dan Terintegrasi

SulawesiPos.com — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM., menerima audiensi Direktur UPTD RSUD Regional La Mappapenning Bone, dr. H. Erwan Tri Sulistyo, M.Kes., bersama jajaran, Selasa 1 September 2026.

Audiensi tersebut membahas upaya strategis mengoptimalkan sistem rujukan pasien dari sejumlah Puskesmas di sekitar RSUD Regional La Mappapenning Bone.

Optimalisasi sistem rujukan dinilai penting untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi dan kebutuhan, sekaligus memperkuat koordinasi antara fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dengan rumah sakit rujukan.

Dalam pertemuan itu turut hadir Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone serta sejumlah Kepala Puskesmas.

Keterlibatan Dinas Kesehatan dan jajaran Puskesmas diharapkan mampu memperkuat jejaring pelayanan kesehatan, sehingga proses rujukan pasien dapat berlangsung lebih efektif, cepat, dan terkoordinasi.

Bupati Bone menegaskan, pelayanan kesehatan harus dibangun melalui kolaborasi yang kuat antara Puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat dan tepat. Karena itu, koordinasi antara Puskesmas, rumah sakit dan Dinas Kesehatan harus terus diperkuat. Jangan sampai ada pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut tetapi proses rujukannya terkendala,” ujarnya.

BACA JUGA:  Air Mata Bahagia Penjaga Eks Lapas Bone, Hadiah Umrah Datang Dari Bupati Bone

Bupati menegaskan, sistem rujukan di Bone harus semakin terintegrasi.

“Setiap fasilitas kesehatan harus memahami perannya masing-masing, sehingga pasien mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya dan tidak terjadi keterlambatan dalam penanganan,” jelasnya.

Menurut Bupati, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk menghadirkan layanan publik yang mudah diakses dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Direktur UPTD RSUD Regional La Mappapenning Bone, dr. H. Erwan Tri Sulistyo, M.Kes., mengatakan pihaknya siap memperkuat koordinasi dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam membangun sistem rujukan yang lebih efektif.

“Kami ingin membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik dengan Puskesmas, khususnya dalam proses rujukan pasien. Dengan koordinasi yang baik, pasien yang memang membutuhkan pelayanan di rumah sakit dapat segera mendapatkan penanganan sesuai indikasi medisnya,” jelasnya.

RSUD Regional La Mappapenning menegaskan siap bersinergi dengan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

” Harapannya, sistem rujukan ini tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat akses dan meningkatkan kualitas pelayanan,” tukasnya.

BACA JUGA:  Dermaga Baru Diresmikan, Pelabuhan Bajoe Topang Aktivitas Ekonomi dan Transportasi Laut

Melalui audiensi tersebut, Pemkab Bone bersama jajaran kesehatan diharapkan mampu membangun sistem pelayanan yang semakin terintegrasi, sehingga masyarakat memperoleh layanan medis yang mudah, cepat, tepat, dan berkualitas. (kar)

SulawesiPos.com — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM., menerima audiensi Direktur UPTD RSUD Regional La Mappapenning Bone, dr. H. Erwan Tri Sulistyo, M.Kes., bersama jajaran, Selasa 1 September 2026.

Audiensi tersebut membahas upaya strategis mengoptimalkan sistem rujukan pasien dari sejumlah Puskesmas di sekitar RSUD Regional La Mappapenning Bone.

Optimalisasi sistem rujukan dinilai penting untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi dan kebutuhan, sekaligus memperkuat koordinasi antara fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dengan rumah sakit rujukan.

Dalam pertemuan itu turut hadir Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone serta sejumlah Kepala Puskesmas.

Keterlibatan Dinas Kesehatan dan jajaran Puskesmas diharapkan mampu memperkuat jejaring pelayanan kesehatan, sehingga proses rujukan pasien dapat berlangsung lebih efektif, cepat, dan terkoordinasi.

Bupati Bone menegaskan, pelayanan kesehatan harus dibangun melalui kolaborasi yang kuat antara Puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat dan tepat. Karena itu, koordinasi antara Puskesmas, rumah sakit dan Dinas Kesehatan harus terus diperkuat. Jangan sampai ada pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut tetapi proses rujukannya terkendala,” ujarnya.

BACA JUGA:  Perahu Terbalik, Penonton Terpingkal! Lomba Dayung Antar OPD Bone Penuh Gelak Tawa

Bupati menegaskan, sistem rujukan di Bone harus semakin terintegrasi.

“Setiap fasilitas kesehatan harus memahami perannya masing-masing, sehingga pasien mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya dan tidak terjadi keterlambatan dalam penanganan,” jelasnya.

Menurut Bupati, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk menghadirkan layanan publik yang mudah diakses dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Direktur UPTD RSUD Regional La Mappapenning Bone, dr. H. Erwan Tri Sulistyo, M.Kes., mengatakan pihaknya siap memperkuat koordinasi dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam membangun sistem rujukan yang lebih efektif.

“Kami ingin membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik dengan Puskesmas, khususnya dalam proses rujukan pasien. Dengan koordinasi yang baik, pasien yang memang membutuhkan pelayanan di rumah sakit dapat segera mendapatkan penanganan sesuai indikasi medisnya,” jelasnya.

RSUD Regional La Mappapenning menegaskan siap bersinergi dengan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

” Harapannya, sistem rujukan ini tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat akses dan meningkatkan kualitas pelayanan,” tukasnya.

BACA JUGA:  Kontingen Bone Bersinar, Antar Sulsel Raih Tiga Medali Emas di PENAS Gorontalo

Melalui audiensi tersebut, Pemkab Bone bersama jajaran kesehatan diharapkan mampu membangun sistem pelayanan yang semakin terintegrasi, sehingga masyarakat memperoleh layanan medis yang mudah, cepat, tepat, dan berkualitas. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru