SulawesiPos.com – Charles Spencer, adik mendiang Putri Diana, akan menerbitkan memoar setebal 384 halaman berjudul Swan Song: Diana, My Sister secara serentak di Inggris dan sejumlah negara pada 22 September 2026 untuk meluruskan berbagai narasi keliru mengenai kehidupan, kemanusiaan, pergulatan batin, serta pekan terakhir sang kakak melalui kesaksian seorang saudara yang mengenalnya jauh sebelum dunia menjadikannya ikon global.
Buku yang diterbitkan Penguin Michael Joseph—imprint Penguin Random House UK—itu akan hadir dalam edisi cetak, digital, dan audio serta diterjemahkan ke dalam 12 bahasa untuk menjangkau pembaca lintas generasi di berbagai negara.

Penguin Random House menyebut karya tersebut sebagai pertama kalinya Earl Spencer berbicara secara terbuka, panjang, dan mendalam mengenai perjalanan hidup Diana serta hari-hari tragis menjelang kematiannya di Paris pada 31 Agustus 1997.
Berita mengenai penerbitan memoar ini dilaporkan AFP pada 23 Agustus 2026 serta sejumlah media internasional pada 25 Agustus 2026, sedangkan rincian penerbitannya dikonfirmasi dalam pengumuman resmi Penguin Random House.
Charles Spencer mengaku terdorong menulis setelah kembali dibanjiri permintaan wawancara menjelang peringatan 30 tahun wafatnya Diana pada 31 Agustus 2027, sehingga ia memilih merekam sendiri kenangan dan pandangannya sebelum berbagai versi yang dianggap tidak benar semakin mengeras sebagai fakta.
Ia menegaskan tujuan utama buku tersebut ialah menyampaikan kebenaran tentang Diana dari sudut pandang seorang adik, sebagaimana pernah dilakukannya ketika menyampaikan pidato penghormatan dalam pemakaman Diana di Westminster Abbey pada September 1997.

Spencer tidak menjanjikan teori konspirasi mengenai kecelakaan yang merenggut nyawa Diana, tetapi menawarkan kesaksian personal mengenai sosok perempuan di balik gemerlap monarki, sorotan kamera, keretakan rumah tangga, dan tekanan media yang terus-menerus menguntit kehidupannya.
Dari “Duch dan Carlos” hingga Panggung Kerajaan Dunia
Memoar itu membawa pembaca kembali ke masa kanak-kanak Charles dan Diana sebagai dua anak termuda keluarga Spencer yang sangat dekat, saling menjadi tempat berbagi rahasia, dan menggunakan nama panggilan pribadi “Duch” serta “Carlos”.
Keduanya tumbuh dalam pengalaman keluarga yang tidak mudah, termasuk perceraian orang tua, kehidupan sekolah berasrama yang keras, dan pengasuh yang menakutkan, sehingga hubungan emosional mereka terbentuk melalui pengalaman kehilangan dan ketidakpastian sejak usia muda.

Kehidupan Diana berubah secara dramatis setelah menikah dengan Pangeran Charles pada 1981, ketika perempuan muda dari keluarga bangsawan Spencer itu mendadak menjadi salah satu manusia paling terkenal, paling banyak difoto, dan paling ketat diawasi di dunia.
Charles Spencer akan mengisahkan bagaimana Diana menggunakan kedudukannya untuk mendampingi kelompok yang dipinggirkan, termasuk pasien HIV/AIDS, orang dengan kusta, tunawisma, serta korban ranjau darat yang pada masa itu kerap dijauhi karena stigma dan ketakutan sosial.
Buku tersebut juga menampilkan Diana sebagai ibu yang mencintai Pangeran William dan Pangeran Harry, sekaligus perempuan yang menghadapi kesepian, keraguan terhadap dirinya sendiri, kehancuran perkawinan, dan pengejaran media yang oleh penerbit digambarkan sangat brutal.
Menurut Spencer, Diana merupakan pribadi yang tak tergantikan, dinamis, penuh cinta dan karisma, tetapi juga menyimpan keraguan diri serta menjalani hidup dengan keberanian luar biasa sebelum meninggalkan dunia pada usia 36 tahun.

Penerbit Daniel Bunyard menilai Swan Song sebagai karya bernilai sejarah karena memadukan kedekatan seorang saudara dengan kemampuan seorang sejarawan dalam menggambarkan salah satu tokoh paling berpengaruh secara budaya pada abad ke-20.
Walaupun penerbit menyatakan memoar tersebut memuat sejumlah pengungkapan yang akan menarik perhatian luas, isi spesifiknya belum diumumkan sehingga klaim bahwa buku itu akan “membongkar seluruh rahasia kematian Diana” tidak boleh diperlakukan sebagai fakta sebelum karya tersebut benar-benar diterbitkan.
Pulau Sunyi Althorp dan Warisan Kemanusiaan Diana
Menjelang peluncuran buku, Charles Spencer membagikan foto bersejarah Danau Oval di kompleks Althorp, Northamptonshire, yang memperlihatkan pulau kecil tempat Diana dimakamkan di antara pepohonan tinggi dan ketenangan lanskap keluarga Spencer.

Diana semula direncanakan dimakamkan di makam keluarga Spencer di Gereja St Mary the Virgin, Great Brington, tetapi akhirnya dikebumikan di pulau privat Althorp demi menjaga keamanan, ketenangan, dan martabat tempat peristirahatannya dari gangguan publik.
Foto lama yang dibagikan Charles memperlihatkan bangunan bertanda tulisan tangan “Admiralty Summer House”, sebuah struktur bersejarah di seberang danau yang kini menjadi bagian dari lanskap memorial Diana.
Althorp dibuka secara terbatas untuk umum pada musim panas, lazimnya sejak 1 Juli—hari kelahiran Diana—hingga penghujung Agustus, meskipun pulau makamnya tetap tertutup dan hanya dapat didatangi keluarga.
Pangeran Harry bersama Meghan serta kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, dilaporkan mengunjungi Althorp pada Juli 2026 dengan membawa bunga untuk mengenang Diana, sebuah ziarah keluarga yang mempertemukan generasi cucu dengan jejak kehidupan nenek mereka.
Kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa warisan Diana tidak hanya bertahan sebagai bagian dari sejarah kerajaan Inggris, tetapi juga hidup dalam ingatan keluarga, kegiatan kemanusiaan, budaya populer, serta perubahan cara masyarakat memandang HIV/AIDS dan isu kesehatan yang dahulu sarat stigma.
Hampir tiga dekade setelah kecelakaan mobil di terowongan Pont de l’Alma, Paris, Diana tetap dikenang bukan semata-mata karena gelarnya, melainkan karena kemampuannya menghadirkan empati manusiawi di tengah protokol kerajaan yang kaku.
Melalui Swan Song: Diana, My Sister, Charles Spencer berharap generasi yang tidak pernah menyaksikan masa kejayaan Diana dapat memahami dirinya sebagai seorang saudara, ibu, dan manusia—bukan sekadar tokoh tragis yang kehidupannya terus diperebutkan oleh sejarah, media, dan mitologi publik. (Ali)


