SulawesiPos.com – Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Nasional (PENAS) di Gorontalo dengan meraih tiga medali emas. Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi terbaik yang berhasil diraih Sulawesi Selatan, dengan Kabupaten Bone memberikan kontribusi besar terhadap keberhasilan tersebut.
Tiga medali emas yang diraih berasal dari cabang lomba asah terampil, lomba yel-yel, dan pameran. Khusus pada lomba asah terampil dan yel-yel, seluruh peserta yang mewakili Sulawesi Selatan berasal dari Kabupaten Bone.
Sementara itu, medali emas pada kategori pameran diraih melalui kolaborasi seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan yang menampilkan berbagai potensi daerah, inovasi, serta hasil pembangunan di sektor pertanian dan pedesaan.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bone karena mampu menjadi ujung tombak Sulawesi Selatan pada dua kategori bergengsi.
Koordinator penyuluh pertanian Kabupaten Bone, H Sucipto membenarkan raihan tiga emas yang diraih pada ajang PENAS Gorontalo.
Penampilan tim dinilai unggul dari sisi kekompakan, kreativitas, penguasaan materi, hingga semangat yang ditunjukkan selama perlombaan.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi pada ajang-ajang nasional berikutnya,” ungkapnya, Kamis (2/7/2026).
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang ditorehkan Kontingen Sulawesi Selatan, khususnya kontribusi besar dari peserta asal Kabupaten Bone yang berhasil mengantarkan Sulsel meraih tiga medali emas di ajang PENAS Gorontalo.
“Alhamdulillah, ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta, penyuluh pertanian, petani, dan semua pihak yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bone dan Provinsi Sulawesi Selatan di tingkat nasional. Keberhasilan ini membuktikan bahwa SDM pertanian Bone memiliki kualitas, semangat, dan daya saing yang tinggi,” ujar Bupati.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Menurutnya, prestasi nasional harus menjadi pemacu lahirnya lebih banyak inovasi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan kemajuan pembangunan pertanian di Kabupaten Bone.
“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh insan pertanian untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama Bone semakin dikenal melalui berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya. (kar)


