Sulawesi Pos.com — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo optimistis pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar tetap berjalan sesuai rencana (on track) dan tidak terganggu isu terkait lahan di kawasan tersebut.
Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai dinamika dan penyegelan lahan di kawasan proyek, Menteri PU menegaskan bahwa persoalan teknis mengenai pertanahan menjadi ranah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama instansi teknis terkait.
“Nah, tanya ke Pak Kadis (Kepala Dinas). Jangan tanya ke saya dong masalah tanah. Tapi insya Allah pasti diberesinlah, enggak mungkinkah,” ujar Dody saat ditemui wartawan melakukan peninjauan di kawasan Sudiang, Makassar, Rabu (23/9/2026).
Dody menegaskan, proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah semata-mata ditujukan untuk kepentingan masyarakat umum.
Pihaknya terus memantau serta berkoordinasi secara intensif dengan Pemprov Sulsel agar seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar.
“Kita mengerjakan sesuatu untuk rakyat, kemudian harus membuat rakyat sakit hati, itu kayanya bukan sesuatu hal yang akan (terjadi). Di provinsi mana pun, di pusat maupun daerah, pikirannya sama: semua kita kerjakan untuk masyarakat,” tegas Dody.
Mengenai adanya tahapan pengerjaan lahan yang membutuhkan kehati-hatian, Dody menilai hal tersebut sebagai bagian dari dinamika pelaksanaan proyek di lapangan.
“Ada proses? Ya pasti ada proses, macam-macamlah. Tapi pasti kita selesaikan, enggak mungkin enggaklah. Yakinlah. Tadi pagi saya ketemu Ibu Wagub, beliau bilang semua masih diproses. Jadi saya yakin enggak ada niatan yang jelek. Bismillah,” lanjutnya.
Selain itu, Kementerian PU memastikan jalur komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus terjalin dengan baik demi menyukseskan pembangunan stadion yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut.
“Koordinasi dengan Pemprov selalu dijalankan. Walaupun saya baru ketemu sekali ini sama Pak Kadis, tapi kan sering telepon-teleponan. Tenang saja. Setiap kita membangun sesuatu di daerah, pengampunya kan daerah, bukan saya. Saya ini kalau kasarnya cuma kuli, Mas,” kelakarnya menutup pembicaraan.
Pembangunan Stadion Sudiang sendiri diharapkan dapat menjadi salah satu infrastruktur olahraga representatif di Indonesia Timur serta menjadi markas utama bagi tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan.


