SulawesiPos.com – PSM Makassar akhirnya mengakhiri penantian panjang kemenangan di kandang setelah menumbangkan Persik Kediri dengan skor meyakinkan 3-1 pada pekan ke-29 Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, ini menjadi momen penting bagi Pasukan Ramang.
Setelah lima bulan tanpa kemenangan di kandang, akhirnya PSM mampu kembali merasakan euforia tiga poin di depan pendukung sendiri.
Kemenangan ini tidak hanya soal skor, tetapi juga soal mentalitas tim yang perlahan bangkit setelah serangkaian hasil kurang memuaskan sebelumnya.
Ahmad Amiruddin: Ini Berkat Dukungan Semua Pihak
Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan ini.
Ia menilai hasil positif tersebut tidak lepas dari dukungan semua pihak, mulai dari manajemen, pemain, hingga suporter setia.
“Alhamdulillah, terima kasih atas kemenangan ini. Setelah lima bulan akhirnya kami bisa menang di kandang. Ini berkat dukungan semua orang,” ujarnya dalam sesi jumpa pers.
Ia juga berharap kemenangan ini bisa menjadi titik balik bagi PSM untuk tampil lebih konsisten di sisa musim.
Dengan tambahan tiga poin ini, posisi PSM di klasemen diharapkan semakin membaik.
Yuran Fernandes: Kerja Keras Jadi Kunci
Sementara itu, bek andalan PSM, Yuran Fernandes, menegaskan bahwa kemenangan ini diraih melalui kerja keras sepanjang pertandingan.
Menurutnya, laga melawan Persik Kediri bukanlah pertandingan yang mudah.
Namun, seluruh pemain menunjukkan determinasi tinggi demi meraih hasil maksimal.
“Hari ini pertandingan sulit, tapi kami tahu apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan tiga poin. Kami berjuang dan bekerja keras, dan akhirnya target tercapai,” kata Yuran.
Penampilan solid lini belakang serta efektivitas serangan menjadi kunci utama keberhasilan PSM dalam mengamankan kemenangan ini.
Momentum Kebangkitan Jelang Akhir Musim
Kemenangan atas Persik Kediri ini bisa menjadi momentum kebangkitan bagi PSM Makassar.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin menjadi sangat krusial untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Jika mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin PSM bisa merangsek naik dan kembali bersaing di papan tengah, bahkan membuka peluang finis lebih baik di akhir musim.
Dukungan suporter yang terus mengalir juga menjadi energi tambahan bagi tim untuk tampil lebih percaya diri di laga-laga berikutnya.
Harapan Suporter untuk PSM
Kemenangan ini disambut antusias oleh suporter PSM yang sudah lama menantikan hasil positif di kandang.
Atmosfer Stadion Gelora B.J. Habibie pun kembali hidup dengan sorak sorai pendukung setia.
Harapan kini tertuju pada konsistensi tim agar tidak kembali kehilangan momentum.
Dengan performa seperti ini, optimisme untuk menutup musim dengan hasil yang lebih baik semakin terbuka lebar.

